Suara.com - Raffi Ahmad ikut menjadi sasaran kemarahan di tengah riuhnya protes terhadap Revisi UU Pilkada. Suami Nagita Slavina itu disebut terlalu mepet rezim dan tak bersuara di sisi rakyat.
Kali ini, seorang netizen mengaku jika Mama Amy menjadi orang ketiga di antara orangtuanya. Wanita bernama Amy Qanita itu disebut menjadi pelakor hingga masa kecilnya dihancurkan oleh keluarga sang presenter.
“Another reason why you should boycott Raffi Ahmad and his family is because his mother is a pelakor. She not only ruined my family, but my chilhood (alasan lain kalian harus boikot Raffi Ahmad dan keluarganga adalah karena ibunya pelakor. Dia bukan hanya merusak keluargaku tapi masa kecilku),” tulis akun @notchuncherryy seperti dikutip Sabtu (24/8/2024).
Menurut akun tersebut, bukti masa lalu Amy sempat menjadi perbincangan di tahun 2012 lalu.
"Gue masih inget banget secara jelas umur 8/9 gitu nemuin kartu ucapan ‘Happy birthday bapa! Semoga sehat selalu - aa, nisya, nana’,” kenang pemilik akun tersebut.
Atas kejadian tersebut, akun X itu mengaku tak akan pernah memaafkan kelurga Raffi Ahmad. Bahkan ia menunggu 'kejatuhan' keluarga tersebut.
Diketahui Amy Qanita pernah digosipkan menikah dengan seorang pria bernama Septo Soediro pada 2012 lalu. Septo kala itu masih berstatus suami sah perempuan lain bernama Soraya.
Hal ini pun membuat netizen bereaksi keras. Hingga menyinggung kebiasaan selingkuh anak-anaknya. Selain Raffi Ahmad yang dirumorkan selingkuh dengan Ayu Ting Ting, Syahnaz Sadiqah juga sempat menghebohkan terkait masalah yang sama.
"Berarti emang satu keluarga suka selingkuh ye," ujar @huh****.
Baca Juga: Naik Becak Bareng Raffi dan Rafathar, Nagita Slavina Pakai Sepatu Seharga Motor?
"Pernah denger sih klo suka selingkuh emang bawaan orang tua," kata @sur****.
"Berarti selingkuh tuh emang habit turun temurun ya di keluarga ini…. Sick," ucap @cinn****.
"Jadi emang udah gennya ya tukang selingkuh," tambah @yyu****.
Lantas benarkah kebiasaan selingkub dapat turunkan? Dikutip Business Insider, kecurangan dapat 'diserap' dari orang tua, saudara kandung, dan keluarga.
Psikoterapis klinis berlisensi, Dr. LeslieBeth (LB) Wish menuturkan bahwa berselingkuh bisa jadi merupakan perilaku maladaptif — sesuatu yang Anda kembangkan sebagai respons negatif terhadap perasaan tidak bahagia dalam suatu hubungan — namun, hal itu juga bisa menjadi sesuatu yang Anda "serap" dari orang tua, kakak, atau anggota keluarga dan pengasuh lainnya.
"Saat masih anak-anak, Anda melihat bagaimana pengasuh Anda mengatasi kecemasan, depresi, dan ketidakbahagiaan mereka," kata Wish.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Berapa Lama Skincare Viva Terlihat Hasilnya? Pengalaman Tasya Farasya Setelah Sebulan Pemakaian
-
Bukan Sekadar Nutrisi: Rahasia Sukses MPASI Tanpa Drama dengan Metode 'Mindful Feeding'
-
7 Tips Membangun Anak Tangga Sesuai Feng Shui: Rezeki Mengalir, Rumah Tangga Harmonis
-
Kulkas Harga Rp1 Jutaan Merek Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik, Lengkap Review Pembeli
-
3 Rekomendasi Serum Retinol yang Bantu Sembuhkan Jerawat, Aman bagi Pemula
-
7 Pensil Alis Waterproof, Tahan Lama dan Anti Luntur untuk Aktivitas Seharian
-
Bedak yang Bagus SPF Berapa? Ini 5 Pilihan yang Aman Dipakai di Luar Ruangan
-
Tampil Bugar Hingga Menit Terakhir: Panduan Nutrisi Anti-Lemas untuk Pemain Sepak Bola
-
5 Parfum Berbahan Amber yang Tahan Lama, Wanginya Awet Seharian
-
5 Serum Hanasui Paling Laris di Shopee, Lengkap dengan Review Pengguna