Sosok Farid Irfan Siddik ikut memancing rasa ingin tahu netizen setelah pemberitaan mengenai istrinya yakni Jelita Jeje yang kerap bergaya mewah.
Karena kemewahan yang kerap dipamerkan sang istri, Farid Irfan Siddik pun dituntut publik untuk diselidiki KPK.
Jelita Jeje juga diduga melakukan bisnis ilegal berupa impor barang ilegal berkedok jastip (jasa titipan) dari luar negeri.
Jelita Jeje menjadi bahan perbincangan setelah salah satu akun netizen di X mengunggah sebuah cuitan tentang dugaan istri Farid Irfan Siddik ini yang melakukan bisnis jastipnya secara curang.
Berdasarkan postingan akun X tersebut, Jelita Jeje diketahui menjalankan sebuah usaha jasip dengan nama Danke Key of Daily Outfit yang fokus pada usaha jastip fashion atau pakaian dari negeri Thailand, tepatnya dari Bangkok.
“Bininya kepala BP Bintan, usahanya impor barang ilegal berkedok jastip Bangkok,” ujar cuitan akun @ObiWan_Catnobi di media sosial X beberapa waktu yang lalu.
Hal ini pun memantik rasa penasaran netizen akan sosok Farid Irfan Siddik yang disebut-sebut sebagai BP Bintan ini. Berikut adalah profil Farid Irfan Siddik.
Profil Farid Irfan Siddik
Farid Irfan Siddik adalah seorang kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Bintan, Kepulauan Riau. Suami dari Jelita Jeje ini resmi dilantik menduduki posisinya itu pada tanggal 4 Januari 2022 yang lalu oleh Gubernur Kepulauan Riau sendiri, Ansar Ahmad.
Baca Juga: Profil Farid Irfan Siddik Kepala BP Bintan
Farid Irfan Siddik juga diamanahi untuk memimpin Persatuan Gulat Seluruh Indonesia atau PGSI Kepulauan Riau pada periode 2021-2025. Farid juga pernah membangun akses jalan ke Kawasan Wisata Mangrove di Desa Sebong Labio, Bintan, bersama dengan Pemerintah Daerah Bintan dengan anggaran mencapai 10 miliar pada Mei 2024 yang lalu.
Latar belakang pendidikan pria kelahiran 20 Oktober 1993 ini yaitu pernah meraih gelar Sarjana atau S1 di Universitas Dr Soetomo dengan mengambil jurusan Ilmu Hukum.
Sebelumnya, Farid Irfan Siddik juga pernah melanjutkan studinya dengan jurusan yang sama di dua unversitas berbeda, yaitu Unpad atau Universitas Padjadjaran serta Unair atau Universitas Airlangga, tetapi belum lulus.
Prestasi yang pernah diraih Farid adalah penghargaan sebagai Best Government Leaders pada kategori Outstanding Initiatives In Culture and Leisure Tourism dari Road to CNBC Award 2023 atas keberhasilannya dalam mengembangkan investasi di Kawasan Bintan.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
Terkini
-
6 Sabun Cuci Muka Purbasari untuk Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp30 Ribuan
-
3 Bedak Padat Purbasari yang Bisa Samarkan Noda Hitam di Wajah Berminyak
-
5 Rekomendasi Parfum Mykonos yang Cocok buat Ngantor: Wangi Tahan Lama, Kesan Profesional
-
Bangga, Kostum Bali dan Padang Buatan Desainer Cilik Indonesia Melenggang di Jepang!
-
Bedak Tabur Apa yang di Bawah Rp50 Ribu? Ini 5 Rekomendasi Produk Lokal yang Awet
-
UMKM Wajib Tahu: Cara Naik Kelas ke Level Global dengan Modal Beasiswa
-
Nadiem Makarim Operasi Apa? Ini Fakta Terkait Kondisi Kesehatannya
-
3 Produk Baru Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
-
7 Tanaman Hias Pembawa Keberuntungan di Rumah, Dipercaya Bikin Rezeki Lancar
-
Rahasia Liburan Anti-Mainstream: Mengintip Kehidupan Nomaden Mongolia di Tanjung Lesung