Suara.com - YouTuber Mega Kenichiro alias Mama Mega tengah menjadi perbincangan di media sosial. Cara didiknya pada putri bungsunya, Ritsuki belakangan dikritik warganet.
Pada media sosial X (dulu Twitter), Mega diktitik lantaran pola asuh yang dianggap bisa memicu trauma pada anak. Mega dianggap sering membuat konten dengan memicu tangis sang anak, menakuti, hingga membuat kaget.
Potongan video yang beredar menuai pro kontra terkait pola asuh Mama Mega.
Profil Mama Mega
Mama Mega merupakan wanita berdarah Indonesia yang berasal dari Tulungagung, Jawa Timur. Ia sempat bekerja di sebuah pabrik di Jepang dan bertemu suaminya, Ueno Kenichiro.
Usai dinikahi Ueno, Mega menetap di Jepang dan memiliki dua orang anak, Natsuki dan Ritsuki.
Mega sendiri mulai dikenal publik usia menggungah berbagai aktivitas bersama kedua anaknya. Mega memiliki berbagai akun media sosial seperti akun @megakenichiro di TikTok, Instagram @ueno_mega, dan YouTube @Ueno_family.
Konten Mama Mega bersama anaknya paling populer di TikTok yang memiliki pengikut paling banyak, yakni 5,5 juta followers dan 282,5 juta likes.
Selain menampilkan kegiatan sehari-hari, Mama Mega juga menampilkan pola asuh dengan berbagai kebudayaan termasuk Jepang, Indonesia, dan Jawa.
Mama Mega sering menggunakan bahasa Indonesia dengan logat khas Jawa Timuran saat berinteraksi anaknya. Ia juga mengajarkan agama Islam dalam kegiatan sehari-hari seperti mengucapkan salam hingga mengucap Masya Allah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Meski Bangunan Retak Pasca Gempa, Layanan Penerbangan Tetap Berjalan di NTT
-
Industri Maritim Naik Kelas, Digitalisasi Perkuat Layanan Kapal hingga Kepelabuhanan
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Dari Sawah Jawa Tengah untuk Meja Makan Indonesia
-
Kirab Bendera Sang Merah Putih Dimulai Jam Berapa? Ini Rangkaian Acara HUT RI ke-81
-
Promo Tiket Kereta Api Masih Tersedia, 16.913 Kursi Telah Terjual Hari Ini
-
Peringatan Detik-Detik Proklamasi Dimulai Jam Berapa? Ini Jadwal Resmi Upacara HUT RI ke-81
-
Hari Jadi Ke-81 Jateng: Program Speling, Jarak Tak Lagi Bikin Pusing
-
BRI Tebar Giveaway 500 Tiket Gratis Modinity Warehouse Sale 2026, ini Cara Klaimnya
-
Lindungi Petani demi Kepastian Harga, Wakil Ketua DPRD Jateng: Jangan Biarkan Merugi!
-
Teks Proklamasi untuk Dibacakan di Upacara Peringatan Kemerdekaan HUT RI ke-81