Suara.com - Viral di instagram selebgram Ulya (Ulianaci) dari Rusia mengalami kejadian buruk dengan sopir taksi online. Kronologi masalahnya diceritakannya melalui instagram. Hal ini memicu diskusi bagaimana etika sopir taksi online yang benar?
Ulya menjelaskan kejadiannya di Bengkulu ketika ia bersama putranya pesan mobil pakai aplikasi Grab menuju bandara. Ulya membawa sebuah koper.
Ketika mobil sudah datang, sopir mengatakan tidak bisa pakai paket hemat karena Ulya membawa koper seberat 10 kg. Ulya pun tak masalah kalau harus bayar lebih karena beban kopernya melebihi batas minimal dan meminta sopir taksi memberikan kejelasan mengenai harganya karena di aplikasi sudah tidak bisa diubah lagi.
Hal itu justru menimbulkan cek cok di jalan. Sopir taksi seperti menghindar dari tanggung jawab menjelaskan jumlah harga. Dikarenakan merasa tidak nyaman, bule Rusia ini minta diturunkan di jalan.
Baginya sopir taksi tidak mau jujur mengatakan tarifnya. Kejadian ini direkam oleh Ulya dan dipublikasi di Instagram. Videonya mendapatkan respon dari netizen, hingga hal ini mendapatkan respon dari pihak grab.
Pihak grab menyampaikan ucapan turut prihatin atas kejadian yang dialami Ulya. Grab menyampaikan hal tersebut di postingan instagram sang selebgram.
Etika Sopir Taksi Online yang Benar
Masalah tersebut di atas menjadi bahan diskusi netizen mengenai etika sopit taksi online yang benar. Sopir taksi online juga merupakan pengemudi profesional yang mengoperasikan taksi untuk mengangkut penumpang dan barang bawaan mereka sampai ke tempat tujuan dengan imbalan ongkos.
Oleh karena itu, sopir taksi memiliki peranan penting dalam sistem transportasi. Pelayanan mereka dibutuhkan oleh warga yang tidak membawa kendaraan sendiri. Maka dari itu, kenyamanan dan keamanan sangat penting bagi konsumennya.
Keamanan dan kenyamanan ini bisa dirasakan melalui etika sopir taksi online ketika mereka memberikan pelayanan. Berikut etika sopir taksi online yang benar.
Baca Juga: Sosok Maulana Haqiqi: Pria Jawa Timur yang Nikahi Ulya Bule Rusia, Pendidikannya Mentereng
1. Bersikap ramah kepada pelanggan
Sopir taksi sebaiknya dapat memberikan layanan ramah dan profesional kepada penumpang. Keramahan sopir taksi juga tidak boleh melebihi batas. Paling tidak sopir taksi bersedia untuk berbicara sopan dan memberitahu hal-hal penting yang perlu diketahui penumpang.
2. Bertanggung jawab atas keselamatan penumpang
Sopir taksi harus memastikan keselamatan penumpang dan kendaraan yang dibawanya. Ia tidak boleh memotong lajur kendaraan lain atau memaksakan jalur lain kepada penumpang.
Jika memaksakan penumpang bisa merasa terancam keselamatannya dan tidak mau menggunakan jasa taksi online lagi. Kerugian akhirnya tidak hanya ditanggung oleh sopir tapi juga perusahaan taksi tersebut.
3. Memiliki pengetahun tentang rute
Berita Terkait
-
Ini Etika Jadi Bodyguard yang Benar, Pengawal Pribadi Atta Halilintar yang Ancam Culik Wartawan Wajib Tahu
-
Viral Ojol AirAsia dan Lalamove Bergaji Rp20 Jutaan, Ini Cara Daftar Jadi Mitra
-
Sosok Maulana Haqiqi: Pria Jawa Timur yang Nikahi Ulya Bule Rusia, Pendidikannya Mentereng
-
Jadi Mualaf, Selebgram Rusia Ulya sampai Tak Ditemani Ortu Saat Dinikahi Mas-mas Jawa
-
Kisah Selebgram Rusia Ulya Sudah Belajar Salat dan Ngaji Sebelum Mualaf: Aku Nyaman
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor