Suara.com - Ajang kecantikan, Miss Universe Indonesia mendadak ramai diperbincangkan usai salah satu kontestan yang bernama Vina Anggi Sitorus mengumumkan pengunduran dirinya. Padahal, ia sudah masuk dalam jajaran Top 16 Miss Universe Indonesia 2024. Atas kejadian ini sejarah Miss Universe Indonesia menarik untuk disimak.
Diketahui, Vina sebelumnya merupakan runner up ajang Miss Universe Indonesia 2023. Ia kemudian kembali mengikuti ajang serupa yang berlangsung di tahun 2024 ini. Melalui unggahan di Instagram story-nya, Vina mengaku berat hati saat mengambil keputusan krusial itu. Vina mengatakan sudah memikirkan hal tersebut dengan matang dan berdiskusi bersama sejumalh pihak termasuk keluarganya.
Vina kemudian berterima kasih atas dukungan semua pihak untuk perjuangannya hingga saat ini. Tak lupa, ia juga mengucap permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika keputusan ini malah mengecewakan para penggemar dan pihak yang mendukungnya.
Selain itu, perempuan asal Sumatera Utara ini juga berujar bahwa keputusan tersebut ia ambil tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Ia berharap kabar keluar dirinya dari ajang kecantikan ini tidak menuai kebencian dan menyalahkan salah satu pihak.
Sejarah Miss Universe Indonesia
Di antara beberapa kontes kecantikan yang ada di Indonesia, Miss Universe Indonesia (MUI) termasuk salah satu yang paling baru. MUI terbentuk pada tanggal 8 Februari 2023 dan baru saja menyelesaikan kontes pertamanya.
Dalam gelaran Miss Universe Indonesia 2023 pada tanggal 3 Agustus 2023, ajang ini dimenangkan oleh Fabienne Nicole Groeneveld yang merupakan perwakilan DKI Jakarta. Nicole pun berhak menjadi wakil Indonesia di kancah internasional Miss Universe di El Salvador pada 18 November 2023 lalu.
Dikutip dari laman missuniverse.co.id, pembentukan Miss Universe Indonesia diawali saat konglomerat media dan konten Thailand, JKN Global Group, mengakuisisi Organisasi Miss Universe pada bulan Oktober 2022.
JKN Global Group secara resmi membeli lisensi dari Miss Universe Organization sebesar 20 juta dollar AS atau setara dengan Rp311,12 miliar. Miss Universe Indonesia kemudian diselenggarakan di bawah naungan PT Capella Swastika Karya.
Baca Juga: Tak Sekadar Cantik, Inilah Kualitas yang Diburu Miss Universe Indonesia!
Poppy Capella, CEO dari PT Capella Swastika Karya, dipercaya sebagai Direktur Nasional Miss Universe Indonesia yang bekerjasama dengan Safa Attamimi sebagai COO PT Capella Swastika Karya.
Adapun kontes kecantikan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk penyeragaman dan sentralisasi nilai-nilai program dunia. Miss Universe Indonesia juga bertujuan untuk mengembangkan kepemimpinan perempuan dalam melakukan perubahan.
Kontroversi Miss Universe Indonesia
Ajang kecantikan yang baru saja digelar sebanyak 1 kali ini ternyata memiliki sejumlah kontroversi dalam perjalanannya. Sejarah Miss Universe Indonesia juga diwarnai dengan adanya polemik lisensi.
Lisensi Miss Universe Indonesia pada awalnya dipegang oleh Yayasan Puteri Indonesia (YPI). Namun sayangnya, ketika perpanjangan lisensi, YPI mengatakan dipersulit dan mendapat penawaran yang sangat tidak menguntungkan.
Hingga pada tanggal 8 Februari 2023 lalu, PT Capella Swastika Karya mengungkapkan bahwa terjadi perpindahan pemegang lisensi Miss Universe Indonesia. Kala itu, menyatakan bahwa lisensi dipegang oleh pedangdut Poppy Capella sekaligus direktur perusahaan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih