Suara.com - Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW pada tanggal 16 September 2024 lalu menjadi salah satu hari libur yang dinantikan banyak orang, karena memberikan kesempatan masyarakat untuk menikmati long weekend. Lalu kemudian apakah 30 September 2024 libur dan tanggal merah?
Pertanyaan ini muncul karena pada tanggal 30 September 2024 merupakan Hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI, yang mana memiliki nilai sejarah yang demikian besar pada bangsa Indonesia secara umum.
Peringatan 30 September 2024 Apakah Libur?
Jika mengacu pada SKB 3 Menteri yang telah diterbitkan, bulan September 2024 in hanya memiliki tambahan satu hari libur atau tanggal merah saja, yakni dalam rangka peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 12 Rabiul Awal pada tanggal 16 September 2024 lalu.
Selain libur dalam rangka peringatan ini, terdapat lima hari libur lain pada akhir pekan, tepatnya tanggal 1, 8. 15, 22, dan 29 September 2024 mendatang. Pada SKB tersebut tidak disebutkan bahwa 30 September 2024 menjadi tanggal merah atau hari libur nasional.
Jadi dapat disimpulkan hari Peringatan Pemberontakan G30S/PKI yang jatuh pada 30 September 2024 mendatang tidak menjadi hari libur atau tanggal merah, sebab tidak masuk dalam agenda yang diterbitkan dalam SKB 3 Menteri.
Sejarah Singkat Peringatan G30S
Tanggal ini menjadi sebuah tanggal yang penting dalam sejarah bangsa Indonesia karena terjadinya peristiwa besar. Peristiwa ini disebut dengan istilah G30S, yang menelan setidaknya tujuh pahlawan nasional yang kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata.
Pada tanggal 30 September 1965 lalu, terjadi pemberontakan oleh Partai Komunis Indonesia. Latar belakangnya adalah Presiden Soekarno yang tiba-tiba pingsan setelah melakukan pidato pada Agustus 1965, yang memunculkan anggapan usia beliau tidak lagi panjang.
Hal ini menjadikan pihak PKI dan TNI menjadi bersitegang untuk mencari siapa tokoh yang akan menggantikan sosok besar tersebut. Pasukan PKI yang dipimpin oleh Letkol untung mulai melakukan penculikan pada para petinggi TNI dan kemudian dilakukan pembunuhan. Jasad-jasad petinggi ini kemudian dibuang di sumur tua.
Kemudian di tanggal 1 Oktober 1965, pasukan yang dipimpin oleh Mayjen Soeharto melakukan penumpasan G30S dan dikerahkan untuk menguasai RRI serta Telekomunikasi. Diumumkan juga bahwa Presiden Soekarno dan Jenderal A.H. Nasution dalam keadaan selamat.
Baca Juga: 3 Teori Konspirasi Tentang Alasan Soeharto Tak Jadi Target Penculikan G30S PKI
Sehari berikutnya penumpasan dilanjutkan ke kawasan Halim perdanakusuma. Setelah mendapatkan informasi dari petugas kepolisian bernama Sukitman, akhirnya pemerintah berhasil menemukan lokasi jenazah para petinggi TNI yang sebelumnya diketahui diculik, dan semuanya berada di lubang sumur tua di kawasan Pondok Gede, Jakarta.
Pemakaman secara resmi dilakukan pada tanggal 5 Oktober 1965, setelah sebelumnya dilakukan pengangkatan jenazah di tanggal 4 Oktober 1965.
Itu tadi sekilas tentang informasi apakah 30 September 2024 libur atau tidak. Biasanya peringatan ini dilakukan dengan upacara di sekolah-sekolah dan berbagai instansi saja, tanpa menjadi hari libur atau tanggal merah.
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Promo Anniversary Bukan Cuma Diskon, Ada Treasure Hunt dan Mini Games
-
URI Bukan Solusi! Pengangguran Terdidik Terjadi karena Sarjana Tak Punya Skill
-
Sekolah Ramah Anak Tak Selalu Dimulai dari Hal Besar, Dua Inovasi Siswa Ini Buktinya
-
KPK Ungkap Dugaan Permintaan Opini WTP oleh Bupati PALI, Ada Nama Anggota BPK RI
-
Kapal Tanzania MV Ocean Porter Tertangkap di Riau, Angkut 2,6 Ton Sabu Cair dan Rokok China
-
Kapolri Terjun Langsung ke Lokasi Gempa NTT, Boni Hargens Sebut Polri Garda Terdepan Kemanusiaan
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan