Suara.com - Dalam Islam, salah satu adab saat menyantap makanan yaitu dilarang mencela makanan. Larangan ini tercantum juga dalam salah satu hadis Nabi Muhammad SAW.
Penting untuk diketahui bahwa mencela makanan itu dilarang berdasarkan hadis Nabi Muhammad SAW. Dalam riwayat menyebutkan bahwa Rasulullah SAW tak pernah mencela makanan. Kalaupun Beliau tidak menyukainya, maka Beliau akan meninggalkannya tanpa mencela.
Karena jika mencela makanan dengan alasan tidak suka atau kurang enak, maka orang yang memasaknya akan sedih dan sakit hati. Oleh karena itu, Rasulullah SAW melarang untuk mencela makanan jika tidak menyukainya.
Imam an-Nawawi menuliskan dalam kitab Riyadhus Shalihin, hadis Nabi tentang larangan mencela makanan. Hal ini dirawayatkan oleh Muttafaq ‘alaih (Imam Bukhari, Muslim, Abu Dawud, dan Ibnu Majah), yang berbunyi:
وَعَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ: مَا عَابَ رَسُوْلُ اللَّهِ ﷺ طَعَامَاً قَطُّ ، إِنِ اشْتَهَاهُ أَكَلَهُ ، وَإِنْ كَرِهَهُ تَرَكَهُ . متفقٌ عَلَيْهِ .
Artinya: "Dari Abu Hurairah dia berkata, 'Rasulullah tidak pernah mencela makanan sama sekali, jika beliau menyukainya maka beliau memakannya, dan jika beliau tidak suka terhadapnya, maka beliau meninggalkannya'." (HR Muttafaq 'alaih)
Selain dalam hadis di atas, hadis lain yang menyebutkan bahwa mencela makanan itu dilarang juga diriwayatkan oleh Imam Muslim. Adapun bunyi hadisnya sebagai berikut:
وَعَنْ جَابِرٍ : أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ سَأَلَ أَهْلَهُ الْأُدَمَ ، فَقَالُوا: مَا عِنْدَنَا إِلَّا خَلْ ، فَدَعَا بِهِ ، فَجَعَلَ يَأْكُلُ ، ويقول: (( نِعْمَ الْأُدْمُ الخَلُّ ، نِعْمَ الأُدْمُ الخَلُّ )) رواه مسلم .
Artinya: "Dari Jabir bahwasanya Nabi pernah menanyakan lauk kepada keluarganya, maka mereka menjawab, 'Kami tidak mempunyai lauk kecuali cuka.' Beliau lalu memintanya dan makan berkuahkan cuka, kemudian beliau bersabda, 'Sebaik-baik lauk adalah cuka, sebaik-baik lauk adalah cuka'." (HR Muslim)
Baca Juga: Dosa Besar Membuka Aib Orang Lain dalam Islam
Masih dalam menurut Imam an-Nawawi dalam kitab Riyadhus Shalihin, ia menuliskan bahwa mencela makanan termasuk sifat sombong dan penghinaan atas nikmat yang diberikan oleh Allah SWT. Sebaliknya, dengan memuji makanan itu termasuk wujud rasa suka dan syukur.
Imam An-Nawawi melalui kitab lainnya yaitu Al Minhaj Syarh Shahih Muslim menyebutkan beberapa contoh bentuk celaan pada makanan. Adapun contoh celaan yaitu "kurang asin", "Ini keasinan", "rasanya hambar", "terlalu lembek", ”asam”, "masih kasar", "belum matang", dan lainnya.
Demikian ulasan mengenai hadis Nabi dilarang mencela makanan yang perlu diketahui umat Muslim.
Kontributor : Ulil Azmi
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
BBW Jakarta 2026 Buka 24 Jam Nonstop, Bisa Belanja Buku Tengah Malam hingga Dini Hari
-
6 Shio Paling Beruntung Besok 29 April 2026, Hoki Mengalir di Akhir Bulan
-
4 Bedak SPF 50 Terbaik untuk Aktivitas Outdoor: Tahan Lama dan Anti Kusam
-
JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen
-
Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks
-
5 Krim Pagi untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing dan Sehat
-
Berapa Harga Cushion OMG? Rahasia Makeup Cantik Maia Estianty di Nikahan El Rumi
-
Diskon Sepatu Nike di Sports Station, Harga Mulai Rp500 Ribuan
-
Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL
-
Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG