Suara.com - Proses perceraian artis cantik Kimberly Ryder dengan suaminya Edward Akbar, berjalan cukup alot. Terbaru, muncul pengakuan mengejutkan dari Kimberly Ryder saat proses persidangan.
Ia mengaku bahwa pernah mengalami kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT yang dilakukan oleh Edward Akbar.
Pengakuannya dibenarkan oleh ibu sambung Kimberly. di Bali. Sang ibu yang pada saat itu di Bali, ternyata mengetahui peristiwa kekerasan Edward ke putrinya.
KDRT yang dilakukan oleh Edward berupa penyekapan terhadap Kimberly dan juga anak-anaknya. Berikut fakta-fakta mengenai KDRT penyekapan tersebut.
1. Kimberly Rider ditampar Edward Akbar
Artis cantik blasteran tersebut mengaku menerima perlakuan kekerasan dari sang suami berupa tamparan.
Kimberly mengungkapkan bahwa Edward telah menampar wajahnya. Aksi penamparan tersebut terjadi lantaran saling berebut handphone.
Tidak diketahui pasti mengapa aksi saling berebut handphone tersebut dilakukan hingga akhirnya menyebabkan tindakan kekerasan.
2. Disekap dan tidak boleh keluar dari rumah
Baca Juga: Trauma Lihat Kimberly Disakiti, Natasha Ryder: Pernikahan Menakutkan!
Usai wajahnya ditampar oleh Edward, Kimberly mengaku langsung ditalak oleh sang suami.
Mengejutkannya lagi, Edward mengganti gembok rumah agar Kim dan anak-anaknya tidak bisa keluar rumah.
"Usai saya ditampar, saya ditalak sama Edward. Habis itu Edward mengganti gembok rumah dan mengambil semua kunci rumah supaya saya tidak bawa kabur anak-anak," tutur Kimberly.
Dengan kata lain, ia dan anak-anaknya disekap oleh Edward di dalam rumah agar tidak bisa kabur.
"Kemudian saya disekap lah sama anak-anak sama dia juga supaya tidak keluar rumah," ujarnya.
3. Diselamatkan oleh ayah dan ibu sambungnya
Menerima aksi KDRT dan penyekapan dari suaminya sendiri, Kimberly lantas menghubungi ayah dan ibu sambungnya di Bali. Ia berharap kedua orang tuanya itu datang dan langsung menyelamatkannya.
Beruntung, ayah dan ibu sambungnya datang dan segera menyelamatkan Kimberly dan anak-anaknya. Tak hanya berdua, mereka juga dibantu oleh Polsek Payangan untuk membuka pintu rumahnya.
"Jadi ibu sambung saya datang ke rumah bawa polisi dari Polsek Payangan buat membuka pintu. Saat itu, saya disuruh pulang ke Jakarta tapi saya tetap di rumah di Bali," jelas Kimberly Ryder.
4. Edward Akbar diusir dari rumah
Setelah berhasil keluar dari rumah, orang tua Kimberly mengusir Edward Akbar dan melarangnya untuk bertemu dengan anaknya.
"Lalu Edward diusir dari rumah dan tidak boleh ketemu saya dan anak-anak," ujar Kimberly.
Bahkan, Kimberly memblokir semua nomor Edward agar tidak bisa dihubungi lagi. Namun, ia selalu mengganti nomor dan berusaha menghubungi Kim.
"Sampai sekarang gak ada komunikasi. Saya blok tapi dia ganti nomor juga," kata Kimberly.
5. Edward Akbar membantah adanya KDRT dan penyekapan
Berbeda dari pengakuan Kimberly Ryder, Edward Akbar justru mengaku jika tidak pernah melakukan KDRT dan penyekapan terhadap sang istri.
Edward mengaku bahwa itu semua hanyalah kebohongan yang luar biasa.
"Ini kebohongan luar biasa, diplintir, kejadian yg ada dan fakta kebenaran sesungguhnya," tutur Edward.
Untuk menyanggah tuduhan yang dilayang sang istri, Edward menyatakan siap untuk membeberkan bukti berupa rekaman CCTV.
"Dan saya punya CCTV lengkapnya banyak. Kejadian penuduhan penyekapan di Bali padahal sama sekali tidak ada penyekapan," ujar Edward.
"Saya tidak pernah atau mungkin menyekap istri, apalagi ada anak-anak saya di rumah. Mana mungkin saya menyekap istri?" pungkasnya.
Kontributor : Damayanti Kahyangan
Berita Terkait
-
Trauma Lihat Kimberly Disakiti, Natasha Ryder: Pernikahan Menakutkan!
-
Mertua Semprot Edward Akbar Gara-Gara Cuma Kasih Nafkah Anak Rp 1,5 Juta: Pelit Dah Pelit!
-
Edward Akbar Diungkap Cuma Kasih Rp1,5 Juta untuk Biaya Anak Ngaji Seumur Hidup: Pelit atau Gak Mampu?
-
Jadi Korban KDRT dan Kini Bercerai, Kimberly Ryder Menyesal Menikah dengan Edward Akbar: Jangan Cuma Mau Makan Cinta
-
Edward Akbar Bantah Sekap Kimberly Ryder dan Anak-anak: Kebohongan Luar Biasa
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
7 Krim untuk Memudarkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas, Mulai Rp20 Ribuan
-
Waspada! Ini 15 Kosmetik Berbahaya Mengandung Hidrokuinon Temuan BPOM Tahun 2026
-
5 Sepatu Nike Wanita Tanpa Tali yang Nyaman dan Praktis untuk Aktivitas Sehari-hari
-
Kurangi Sampah, Mesin RVM Kini Beri 'Kesempatan Kedua' pada Botol Plastik Bekas
-
6 Trik agar Hasil Cushion Tidak Crack, Makeup Jadi Flawless Tahan Lama
-
5 Sepatu Jalan Paling Nyaman: Lolos Uji 10.000 Langkah, Kaki Anti Pegal dan Nyeri
-
7 Sepatu Lokal Nyaman dan Multifungsi untuk Kerja, Jalan, hingga Traveling
-
Tren Staycation 2026: Liburan Singkat Kian Diminati, Akomodasi Jadi Daya Tarik Utama
-
7 Sepatu Converse Sol Datar Buat Nge-gym Sekaligus Nongkrong
-
Daftar 26 Kosmetik Berbahaya Temuan BPOM, Ini Rinciannya