Suara.com - Presiden Prabowo Subianto telah mengumumkan Kabinet Merah Putih yang akan mendampingi pemerintahannya di periode 2024-2029, dengan salah satu yang mengejutkan adalah penunjukan Mayor Teddy Indra Wijaya sebagai Sekretaris Kabinet.
Sosok Teddy memang seolah tak bisa dipisahkan dari Prabowo, terlebih karena jabatan yang diemban sebelumnya adalah sebagai ajudan. Bahkan Teddy selalu mengikuti Prabowo semasa kampanye Pemilihan Presiden 2024-2029 dan menjadikannya magnet perhatian publik.
Namun jauh sebelum menjadi ajudan Prabowo hingga Seskab, Teddy terlebih dahulu menyita perhatian karena menjadi asisten ajudan untuk Jokowi saat masih menjabat sebagai presiden. Tak sendiri, kala itu namanya melejit bersama Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah yang masih berpangkat Iptu.
“Kami diseleksi dari masing-masing angkatan, darat, laut, udara, dan polisi. Kemudian saya terpilih mewakili TNI, kemudian Syarif dari kepolisian,” ungkap Teddy di vlog kanal YouTube Presiden Joko Widodo yang dirilis pada 6 September 2018.
Dulu sama-sama dikenal publik sebagai asisten ajudan Jokowi, lalu bagaimana nasib karier Teddy dan Syarif sekarang?
Mayor Teddy Indra Wijaya
Kedekatan dan loyalitas Mayor Teddy Indra Wijaya terhadap Prabowo Subianto tentu tidak perlu lagi diragukan. Bahkan tidak sedikit warganet yang menyebut Teddy selayaknya anak untuk sang presiden.
Mayor Teddy yang semula menjadi asisten ajudan Jokowi, kemudian menjadi ajudan Prabowo yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Pertahanan. Lalu pada Minggu (20/10/2024) alias beberapa jam setelah Prabowo dilantik menjadi Presiden 2024-2029, Teddy resmi ditunjuk menjadi Sekretaris Kabinet, jabatan yang disebut-sebut setara dengan menteri.
Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah
Baca Juga: Ini Dia Kementerian Era Soeharto Yang Kembali Di Tangan Prabowo, Menterinya Eks Ajudan SBY
Berbeda dari Mayor Teddy yang cenderung tidak banyak terlihat di media sosial, Kompol Syarif Muhammad Fitriansyah kerap membagikan aktivitasnya sebagai pendamping tugas Joko Widodo di akun Instagram-nya, @/syrfxvii.
Lalu saat Jokowi resmi purnatugas sebagai presiden, Syarif ikut membuat video ungkapan terima kasih atas 10 tahun kepemimpinan Jokowi. Lewat postingan itulah terungkap jabatan terakhir yang diemban Syarif, yakni tetap menjadi Asisten Ajudan Jokowi.
“Saya Syarif M. Fitriansyah selaku Asisten Ajudan Presiden bersama Bu Erlin Suastini - Kepala Biro Pers Media Sekretariat Presiden, dan Windra Sanur - Pengawal Pribadi (Paspampres) menjadi salah satu saksi kepemimpinan Pak @jokowi,” tulis Syarif di caption Instagram-nya.
Namun pangkatnya di kepolisian telah naik beberapa tingkat, dari Inspektur Polisi Tingkat Satu (Iptu) pada tahun 2018 hingga menjadi Komandan Polisi (Kompol) alias naik dari Perwira Pertama ke Perwira Menengah. Hingga kini belum ada informasi mengenai karier Syarif, terutama setelah Jokowi tak lagi menjabat sebagai presiden.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim
-
Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok
-
140 Titik di Banten Darurat Air Bersih
-
Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon
-
Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam
-
Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?
-
Dari Made in Indonesia ke Made by Indonesia, Mendorong Produk Lokal Naik Kelas
-
Presiden Prabowo Diminta Segera Evaluasi Kinerja Mendag, Ada Apa?
-
Abdul Wahid Menunggu Vonis, Berharap Putusan Benar-benar Adil
-
Puluhan Tangki Tiap Musim Kemarau Tak Selesaikan Masalah, Warga Kemesu Minta Pencarian Sumber Air