Klarifikasi Ratu Rachmatuzakiyah dan Yandri Susanto
Pasangan Ratu Rachmatuzakiyah dan Yandri Susanto menjadi viral usai beredarnya surat undangan untuk acara haul mendiang ibu Yandri Susanto yang dianggap mengandung unsur politik.
Netizen menuding bahwa penggunaan stempel dan kop surat Kementerian Desa berkaitan dengan pencalonan Ratu Rachmatuzakiyah sebagai calon Bupati Serang. Di tengah acara, Ratu Rachmatu Zakiyah juga sempat mengacungkan dua jari sebagai simbol kampanye saat berswafoto.
Meskipun menyangkal keterlibatan politik dalam acara ini, Yandri Susanto mengakui adanya alat peraga, namun berdalih bahwa stiker kampanye tersebut mungkin merupakan sisa dari acara sebelumnya. Ia menegaskan bahwa acara tersebut murni untuk mengenang ibunya, tanpa adanya unsur politik.
"Acara ini tidak ada kaitan dengan apa namanya kaitan unsur politiknya. Ini murni adalah haul emak kami, kami juga nggak mau Ini ditunggangi dengan apa pun, karena emak kami itu orang hebat ya," ujar Yandri.
Mantan Menko Polhukam, Mahfud MD, sebelumnya telah mengkritik penggunaan kop surat dan stempel Kemendes dalam undangan acara tersebut. Yandri berterima kasih atas teguran Mahfud dan berjanji untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut.
"Itu bisa kita koreksi, tapi sekali lagi tidak kami salah gunakan, tidak dibelokkan. Intinya saya terima kasih ke Pak Mahfud yang sudah mengkritik itu, dan insyaallah tidak akan kita ulangi lagi," ucap Yandri saat ditemui wartawan usai acara haul sang ibu pada Selasa (22/10/2024).
Walaupun ada keterlibatan sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa, Yandri tetap bersikeras bahwa tidak ada pengarahan atau mobilisasi massa untuk kepentingan politik dalam acara tersebut.
Demikianlah informasi terkait profil Ratu Rachmatuzakiyah dan klarifikasinya atas dugaan penyalahgunaan kop dan logo kementerian di acara haul ibunda Yandri Susanto.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Baca Juga: Baru Dilantik, 4 Menteri Prabowo Ini Langsung Tuai Kontroversi!
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul