Suara.com - Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa kemampuan berdiri dengan satu kaki bisa menjadi cara sederhana untuk mengevaluasi tanda-tanda penuaan.
Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLOS ONE ini mengungkapkan bahwa kemampuan seseorang dalam menjaga keseimbangan berkurang seiring bertambahnya usia.
Hasil studi tersebut menggarisbawahi bahwa penurunan kemampuan keseimbangan terutama terjadi pada orang dewasa sehat berusia di atas 50 tahun.
Kemampuan mereka untuk menjaga keseimbangan di atas satu kaki, terutama kaki yang tidak dominan, menunjukkan adanya tanda-tanda penuaan yang signifikan.
Dalam penelitian ini, tim peneliti dari Mayo Clinic dan beberapa lembaga lainnya mengevaluasi 40 orang dewasa sehat yang dibagi menjadi dua kelompok usia, yaitu di bawah dan di atas 65 tahun. Mereka mengukur kekuatan, keseimbangan, dan kemampuan berjalan dari setiap peserta.
Meski pola berjalan sering dianggap sebagai salah satu indikator penuaan, hasil penelitian menunjukkan bahwa berjalan tidak cukup akurat dalam mencerminkan proses penuaan.
Sebaliknya, kemampuan untuk berdiri dengan satu kaki menjadi indikator yang lebih efektif. Pada kelompok usia yang lebih tua, rata-rata mereka hanya mampu menjaga keseimbangan selama 2,2 detik dengan kaki yang tidak dominan dan 1,7 detik dengan kaki dominan sebelum tubuh mulai goyah.
Penurunan keseimbangan ini juga diikuti dengan melemahnya cengkeraman dan kekuatan lutut, yang menurun drastis seiring usia.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa berdiri dengan satu kaki dapat menjadi metode yang mudah untuk mendeteksi tanda-tanda awal penuaan, sekaligus menjadi cara yang efektif untuk mengevaluasi kesehatan fisik.
Berita Terkait
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Anti Aging? Ini 4 Pilihan Mulai Rp30 Ribuan
-
4 Pelembab Peptide Lokal Cegah Penuaan di Usia 25 untuk Kulit Lebih Kenyal
-
5 Rekomendasi Day Cream Penghilang Flek Hitam Usia 40-an, Mulai Rp60 Ribuan
-
6 Rekomendasi Air Mineral pH Tinggi untuk Memperlambat Proses Penuaan
-
Apakah Retinol Bisa Dipakai untuk Kulit Kering? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Ringan
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Bolehkah Pakai Sabun Cuci Muka Exfoliating Cleanser Setiap Hari?
-
Silsilah Keluarga Hasbi Jayabaya, Penerus 'Dinasti' Bupati Lebak Sindir Masa Lalu Wakilnya Eks Napi
-
Tasya Farasya Ungkap Alasan Pakai Baju Kuning saat Sidang Cerai, Awalnya Siapkan Abu-Abu
-
Link Download Kalender April 2026 PDF Gratis, Lengkap dengan Pasaran Jawa
-
7 Parfum Lokal Aroma Powdery yang Tahan Lama, Wangi Lembut Elegan Seharian
-
5 Parfum Aroma Buah Tahan Lama untuk Tampil Segar Seharian
-
3 Shio yang Diprediksi Paling Beruntung Selama April 2026, Kamu Termasuk?
-
Kapan Sebaiknya Ganti Sepatu Lari Baru? Ini 3 Rekomendasi yang Paling Awet
-
Tren Hojicha Masuk Indonesia, CHAGEE Sajikan Menu Baru Hingga Merchandise Spesial
-
Apa Itu Nonchalant? Mengenal Arti Istilah Viral di TikTok Lengkap dengan Contoh Kalimat