Suara.com - Dalam waktu dekat, peringatan Hari Sumpah Pemuda 2024 akan dilaksanakan. Momen penting ini tepatnya akan jatuh pada tanggal 28 Oktober 2024 mendatang, tepat di hari Senin. Untuk membantu Anda menyiapkan urusan visual yang diperlukan, berikut beberapa banner Hari Sumpah Pemuda 2024 yang dapat digunakan.
Sumpah Pemuda menjadi tonggak bersejarah persatuan bangsa Indonesia yang menghasilkan tiga poin utama. Di tahun 2024 ini, Kementerian Pemuda dan Olahraga menetapkan tema Bersama Majukan Indonesia sehingga memiliki semangat persatuan dan progresif untuk negara.
Sejarah Sumpah Pemuda
Sejarah Sumpah Pemuda terjadi karena kondisi Indonesia yang pada masa itu masih dalam masa penjajahan Belanda. Di tengah ketidakbebasan itu, para pemuda dari kelompok pelajar di beberapa wilayah Indonesia sepakat untuk mendirikan organisasi yang diberi nama Indonesische Student Bond atau PPPI pada tahun 1926.
Adapun kelompok PPPI tersebut terdiri dari para pemuda berpendidikan yang sedang menempuh pendidikan di Stovia, Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS), dan Rechtshogeschool te Batavia (RHS). Para pemuda ini memiliki visi dan misi sama, bahwa kawanan penjajah yang mengekang Indonesia dapat disingkirkan dengan kekuatan serta persatuan semangat juang pemuda.
Kongres Pemuda I
Pada tanggal 30 April hingga 2 Mei 1926 Kongres Pemuda gelar. Kongres ini menjadi pertemuan antar kelompok para pemuda Indonesia dalam skala nasional. Pertemuan ini disebut sebagai Kongres Pemuda I yang berlangsung di Kawasan Lapangan Banteng, Jakarta.
Maksud dan tujuan diadakannya pertemuan itu untuk membahas tentang strategi, serta menyampaikan gagasan mengenai cara membebaskan diri dari penjajahan. Tak sampai di situ, para pemuda yang tergabung turut mempertimbangkan berbagai hal. Mulai dari peran perempuan dalam memperjuangkan kemerdekaan, agama, hingga bahasa persatuan bagi Tanah Air.
Kongres Pemuda II
Baca Juga: Memperingati 28 Oktober dengan Berkunjung ke Museum Sumpah Pemuda
Dalam Kongres Pemuda I hasil pertemuan masih belum menemukan titik terang untuk dapat lepas dari genggaman penjajah. Para pemuda pun melakukan pertemuan lagi dan diberi nama Kongres Pemuda II yang berlangsung pada tanggal 27-28 Oktober 1928. Pertemuan tersebut diselenggarakan di tiga tempat, dengan konsentrasi pembahasan yang masing-masing berbeda.
27 Oktober 1928 Kongres Pemuda II diadakan di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond, Lapangan Banteng, Jakarta Pusat. Kongres kali ini mengurai pembahasan tentang sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, hingga kemauan, sebagai unsur persatuan serta kesatuan bangsa Indonesia.
28 Oktober 1928 Kongres Pemuda II dilanjutkan di Gedung Oost-Java Bioscoop. Dalam pertemuan ini para pemuda membahas tentang pendidikan. Masih di hari yang sama namun berada di tempat berbeda yakni di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Pembahasan sudah lebih mengerucut, tentang nasionalisme, demokrasi, dan isi rumusan satu visi.
Isi Sumpah Pemuda
Setelah melakukan pembahasan di Kongres Pemuda II dan hasilnya disetujui, para pemuda bersama-sama memperdengarkan lagu Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman. Lagu ini jadi sesi penutup dari kongres, sekaligus sebagai pembuka untuk mendeklarasikan rumusan hasil kongres yang disebut sebagai Sumpah Setia atau Sumpah Pemuda.
Berikut ini adalah isi Sumpah Pemuda:
- Pertama: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.
- Kedua: Kami poetra dan poetri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.
- Ketiga: Kami poetra dan poetri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.
Istilah ‘Sumpah Pemuda’ pun melekat pada keputusan kongres terakhir. Makna yang terkandung yaitu agar pemuda-pemudi Indonesia senantiasa mencintai tanah air Indonesia, menjaga hingga merawat persatuan kita sebagai sebuah bangsa, serta menjunjung penggunaan bahasa Indonesia dalam kehidupan sehari-hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Apa Itu Syawalan? Tradisi setelah Lebaran yang Sarat Makna
-
Puncak Arus Balik Mudik Sebentar Lagi, Mending Berangkat Pagi atau Malam?
-
Bacaan Niat Puasa Syawal Digabung Puasa Senin Kamis, Bolehkah?
-
10 Cara Menyimpan Kue Lebaran Tetap Renyah dan Tahan Lama, Anti Melempem!
-
5 Cara Alami Usir Kolesterol usai Santap Sajian Lebaran, Simvastatin Minggir Dulu
-
Promo Indomaret Lebaran 2026 Lengkap: Diskon Biskuit Kaleng, Sirop, hingga Sembako
-
Hukum Menikah di Bulan Syawal, Benarkah Sunah? Begini Penjelasannya
-
Baju Lebaran Warna Putih Kena Noda Santan? Begini Cara Menghilangkannya
-
Staycation Lebaran Makin Seru! Intip Kemewahan Baru Mercure Jakarta Grogol yang Penuh Sentuhan Lokal
-
Anti-Mainstream! Coba Resep Puding Susu Karamel Ini untuk Maniskan Momen Lebaran Keluarga