Suara.com - Kamu mungkin sudah sering mendengar istilah Working Holiday Visa atau disingkat WHV. Tapi, apa sebenarnya WHV itu? Singkatnya, WHV adalah jenis visa yang memungkinkan pemegangnya untuk tinggal sementara di negara lain sambil bekerja dan liburan. Program ini dirancang bagi anak muda yang ingin merasakan pengalaman hidup di luar negeri dengan cara yang unik dan bermanfaat.
Salah satu program WHV yang paling populer adalah kerja sama antara Indonesia dan Australia. Bagi warga negara Indonesia (WNI), program ini menawarkan kesempatan emas untuk menghabiskan waktu di Australia, belajar budaya setempat, sekaligus mendapatkan penghasilan. WHV ini hanya berlaku bagi WNI berusia 18 hingga 30 tahun, memberikan kesempatan bagi kamu untuk memperluas wawasan di luar negeri tanpa mengorbankan terlalu banyak waktu.
WHV cocok buat kamu yang ingin meningkatkan pengalaman internasional, menambah keterampilan, dan membangun jaringan di negara lain. Apalagi, di tengah era globalisasi seperti sekarang, pengalaman bekerja di luar negeri dapat menjadi nilai tambah yang besar bagi kariermu di masa depan.
Apa Itu Working Holiday Visa?
Working Holiday Visa adalah jenis visa yang memungkinkan warga negara asing untuk tinggal sementara di suatu negara sambil melakukan pekerjaan paruh waktu atau bekerja sambil liburan. Biasanya, WHV didasarkan pada perjanjian bilateral antara dua negara, bertujuan untuk mempererat hubungan antarwarga dan pertukaran budaya. Contoh konkret adalah program WHV antara Indonesia dan Australia yang telah berjalan sejak 2009. Program ini sangat populer karena selain memberi peluang bekerja, pemegang visa juga bisa menikmati keindahan alam dan budaya negara tersebut.
Syarat Mendapatkan Working Holiday Visa
Jika kamu tertarik untuk mengajukan WHV, berikut adalah beberapa syarat yang harus dipenuhi:
1. Surat Pendukung dari Pemerintah Indonesia
Kamu membutuhkan Surat Pendukung dari Direktorat Jenderal Imigrasi Indonesia. Surat ini merupakan bukti bahwa kamu layak mengikuti program WHV.
2. Paspor yang Masih Berlaku
Pastikan kamu memiliki paspor dengan masa berlaku minimal 18 bulan. Kondisi paspor juga harus baik, tanpa kerusakan atau halaman yang penuh.
3. Bukti Pendidikan
Kamu perlu melampirkan dokumen pendidikan, seperti ijazah atau surat keterangan mahasiswa aktif, tergantung statusmu saat ini.
4. Sertifikat Kemampuan Bahasa Inggris
WHV Australia mensyaratkan kamu untuk memiliki sertifikat bahasa Inggris, seperti IELTS dengan skor rata-rata minimal 4.5 atau TOEFL IBT dengan skor total minimal 32.
Baca Juga: Liburan Sambil Kerja di Australia? Ini Cara Daftar WHV 2025!
5. Bukti Keuangan
Menunjukkan kemampuan finansial adalah keharusan. Kamu harus menyediakan bukti dana di rekening dengan nominal setidaknya AUD $5,000 untuk menunjukkan bahwa kamu mampu mendukung dirimu sendiri selama berada di Australia.
6. Surat Pernyataan Tertulis
Surat ini menyatakan bahwa semua data dan dokumen yang kamu berikan adalah benar dan sesuai. Surat harus dilengkapi dengan meterai yang sah.
Cara Mendaftar Working Holiday Visa Australia
1. Registrasi Saat Kuota Dibuka
Kuota WHV terbatas, jadi penting untuk segera mendaftar begitu kuota dibuka. Kamu bisa mengecek informasi ini melalui situs resmi Ditjen Imigrasi atau Kedutaan Australia.
2. Lengkapi Dokumen Persyaratan
Lengkapi semua dokumen, seperti foto terbaru, paspor, ijazah atau sertifikat pendidikan, dan sertifikat kemampuan bahasa Inggris. Pastikan semua dokumen dalam format yang diminta, biasanya dalam format PDF atau JPG.
3. Ajukan Permohonan di Pusat Layanan Visa Australia
Di Indonesia, kamu bisa mengajukan permohonan WHV di Australia Visa Application Centre (AVAC) yang ada di Jakarta atau Denpasar, Bali.
4. Menunggu Verifikasi dan Penerbitan Visa
Setelah kamu mengajukan dokumen, proses verifikasi akan dilakukan oleh pihak imigrasi. Jika semua dokumen sesuai dan lulus verifikasi, kamu akan mendapatkan visa dan siap berangkat ke Australia!
Itulah penjelasan mengenai Working Visa Holiday alias WHV. Jadi, apakah kamu sudah siap merasakan pengalaman bekerja di luar negeri?
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Apa Saja yang Dilakukan saat Hari Raya Waisak? Mengenal Hari Tri Suci Umat Buddha
-
Di Tengah Tren Kerja Remote, Komunitas WFC Journal Jadi Ruang Baru untuk Merasa Tidak Sendirian
-
5 Amalan dan Bacaan Doa di Hari Tasyrik yang Dianjurkan setelah Iduladha
-
Puasa Setelah Idul Adha Kapan Lagi? Ini Alasan Kenapa Kita Dilarang Berpuasa
-
Apakah Hari Ini Boleh Puasa? Ini Penjelasan Hari Tasyrik setelah Iduladha
-
10 Makanan untuk Menurunkan Kolesterol setelah Makan Daging Kurban
-
Loose Powder Diaplikasikan dengan Apa? Ini Rahasia Makeup Lebih Halus dan Tahan Lama
-
Apa Larangan pada Hari Tasyrik? Ini Amalan yang Dianjurkan
-
10 Cara Olah Daging Kambing Kurban Agar Empuk dan Tidak Bau Prengus
-
Daging Kurban Tahan Berapa Lama di Kulkas? Ini Estimasi Daya Tahannya