Suara.com - Destinasi wisata di daerah Gunungkidul memiliki daya tarik yang luar biasa. Ini mengapa jumlah wisatawan yang singgah ke area tersebut terus meningkat. Untuk menghindari kepadatan arus yang ada, berikut informasi singkat tentang jalan alternatif ke Gunungkidul yang bisa dicoba.
Selain menawarkan wisata alam yang indah berupa pantai, Gunungkidul juga memiliki banyak pesona kuliner dan wahana seru yang bisa dikunjungi. Banyaknya destinasi yang ada juga turut menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke sana.
Jalur yang cukup menantang hadir untuk dilalui. Tidak hanya berhadapan dengan kepadatan, Anda juga harus piawai dalam mengemudi. Namun setidaknya beberapa jalan alternatif ke Gunungkidul berikut bisa membantu perjalanan lebih nyaman.
1. Pertama, Via Imogiri - Panggang
Jalur alternatif pertama yang bisa dilalui adalah rute Imogiri - Panggang. Jalur ini menjadi favorit masyarakat lokal Yogyakarta, untuk berpindah dari area pusat kota menuju ke Gunungkidul untuk berwisata.
Dari kota, Anda bisa menuju ke Jalan imogiri Timur menuju ke Panggang. Jalurnya melalui perbukitan yang menawan khas pegunungan kapur. Jalanannya relatif sepi dan mulus karena telah dilakukan perbaikan beberapa tahun belakangan.
Perjalanan yang akan dilalui relatif sejuk dan biasanya lengang. Sepanjang jalan Anda dapat melihat banyak spot menarik yang juga bisa dikunjungi, seperti Makam Raja Imogiri hingga deretan warung makan tradisional yang menyajikan kuliner khas.
Meski demikian jalanan setelah Panggang akan cukup menantang. Tanjakan dan belokan yang cukup tajam menanti, sehingga anda perlu berhati-hati terlebih jika belum pernah melalui jalanan ini.
2. Kedua, Via Piyungan - Dlingo - Mangunan
Untuk alternatif kedua adalah melewati jalur Piyungan - Dlingo - Mangunan. Jalur ini adalah opsi yang tepat jika Anda penyuka pemandangan alam serta kegiatan fotografi, karena tersedia lanskap indah yang dapat dinikmati.
Dari Kota Yogyakarta, Anda dapat berjalan ke arah timur melalui Piyungan. Kemudian melanjutkan perjalanan ke Dlingo, dan turun ke arah Mangunan. Jalur ini dikenal karena pemandangan hutan pinus yang indah dipadukan dengan kebun teh.
Baca Juga: Belalang Goreng: Makanan Khas yang Mendapat Sorotan di Dunia Kuliner
Sebelum sampai ke Gunungkidul, Anda juga akan menikmati rute ini. Terdapat banyak spot yang bisa dikunjungi, seperti Hutan Pinus Mangunan, Kebun Buah Mangunan, Bukit Panguk Kediwung, hingga Jurang Tembelan.
Kelebihannya ada pada suasana asri dan pengalaman perjalanan menyenangkan. Sementara itu tantangan ada pada tanjakan panjang dan tikungan tajam yang menguji tidak hanya kepiawaian berkendara tapi juga performa kendaraan Anda.
3. Ketiga, Via Wonosari Lama - Playen
Jalur alternatif ketiga adalah melalui jalur Wonosari lama dan Playen. Jalur ini dikenal oleh masyarakat lokal sebagai jalur terpendek dibandingkan jalur utama. Dimulai dari Jalan Wonosari, kemudian berbelok ke Playen, dan dilanjutkan ke destinasi wisata Gunungkidul yang tersedia.
Meski tergolong jalur lama, jalanan yang ada sudah direvitalisasi dan mendapatkan banyak perbaikan. Jadi Anda akan merasa lebih nyaman ketika berkendara menggunakan roda dua atau roda empat saat menuju ke Gunungkidul.
Kelebihannya adalah adanya area kuliner khas Gunungkidul yang berjajar sepanjang jalur tersebut. Jadi Anda tak perlu cemas soal pasokan makanan dan jajanan selama perjalanan, karena semua bisa didapatkan dengan mudah.
Namun seperti jalur alternatif pada umumnya, jalanan jalur ini cukup menantang dan menguji kemampuan berkendara. Jadi ada baiknya menyiapkan mobil Anda sebelum kemudian memilih jalur alternatif di atas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Niat Puasa Dzulhijjah 10 Hari Pertama 2026, Bacaan Arab dan Latin Lengkap
-
Rekam Jejak Kevin Gusnadi, Politisi yang Dekat dengan Ayu Ting Ting Bukan Orang Sembarangan
-
7 Rekomendasi Bedak untuk Ibu Hamil yang Aman: Bebas Iritasi, Wajah Nampak Cerah
-
8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
-
Apa Parfum Mykonos Paling Wangi Tahan Lama? Ini 6 Pilihan yang Layak Dicoba
-
7 Arti Mimpi yang Diyakini Pertanda akan Mendapat Rezeki, dari Melihat Ikan sampai Gendong Bayi
-
Apakah Boleh Kurban Pakai Utang atau Cicilan? Begini Hukumnya dalam Islam
-
3 Dampak Tahun Kuda Api 2026 bagi Kesehatan: Emosi Mudah Naik hingga Stres
-
Benarkah Daging Kurban Harus Habis 3 Hari? Ini Ketentuannya dalam Islam
-
Tampil Cantik saat Melahirkan, Bolehkah Ibu Hamil Pakai Make Up untuk Persalinan?