Suara.com - Situs judi online alis judol masih menjadi masalah yang kompleks di Tanah Air. Dalam hal ini, pemerintah khusunya Kementerian Komunikasi dan Digital atau Komdigi (dulu Kominfo) menjadi garda utama.
Soal judi online, publik mulai membandingkan menteri di Komdigi kini dan sebelumnya, Meutya Hafid dan Budi Arie. Seperti apa beda sepak terjang dalam memberangus judi online?
Meutya Hafid vs Budi Arie
Belum satu bulan menjadi Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid dianggap gerak cepat dalam memberanstas judol.
Dalam 10 hari masa jabatannya, Meutya Hafid sudah menutup total 187 ribu judol. Mantan jurnalis televisi itu menyebut ia berharap bisa menutup lebih dari 1,8 juta sampai 200 juta situs judol.
"Kementerian Komunikasi dan Digital berkomitmen untuk mendukung penuh arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto dalam memberantas segala bentuk aktivitas ilegal, termasuk judi online," kata Meutya Hafid dalam pernyataan tertulis, Kamis (31/10/2024).
Komdigi di bawah kepemimpinan Meutya juga mengungkap dugaan keterlibatan pegawainya sebagai backingan situs-situs judi online.
Dengan tegas Meutya Hafid juga akan memecat pegawai Komdigi yang terlibat judi onlie. Ia juga akan menambah tenaga pengawas operator di ruang digital.
"Jadi, kami akan tegas dan tidak main-main lagi dalam isu semua pelanggaran pidana, terkhusus judi online demi memberi perlindungan kepada rakyat agar aman di ruang digital adalah komitmen kami sesuai arahan presiden. Kami mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Kemenkomdigi mematuhi pakta tersebut," papar dia.
Setidaknya ada 10 pegawai Komdigi yang dijadikan tersangka terkait perlindungan terhadap judi online.
Sama seperti Meutya Hafid, Budi Arie juga cukup agresif bersih-bersih judi online.
Menjabat selama satu tahun, Budi Arie mengklaim tarnsaksi judi online menurun hingga 43 persen dari 2023-2024. Ketua Projo itu menyebut sudah menutup 2,6 juta situs judi online sejak Juli 2023 sampai Juli 2024.
Budi Arie menyebut sejak dilantik, salah satu fokusnya memang untuk memberantas judi online.
"Bukannya kita tidak bisa melakukan sesuai tugas kita, bahkan sejak saya dilantik jadi menteri, judol (judi online) sudah dua juta lebih konten yang kita take down," ungkap Budi saat ditemui di gedung parlemen Senayan, Jakarta pada Senin, (10/06/2024) kemarin.
Meskipun begitu, Budi mengaku pihaknya tidak bisa bergerak sendirian untuk memberantas judol. Ia pun meminta agar kolaborasi antara pihak kepolisian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia dapat ikut berperan aktif dalam menangani kasus judol ilegal di Indonesia.
Berita Terkait
-
Respons Wamen Nezar Patria Soal Belasan Pegawai Komdigi Terlibat Kasus Judol
-
Tersangka Baru Bertambah, Total Pegawai Komdigi Pembeking Bisnis Judi Online jadi 12 Orang
-
Wamenkomgidi Klaim Sudah Lama Endus Transaksi Janggal Pegawai Pembeking Bisnis Judol, Ada Setoran dari Bandar?
-
TikToker Sadbor Jadi Tersangka Promosi Judol, Publik Sentil Nikita Mirzani: Kan Lebih Cerdas dari Najwa..
-
Bantah Melindungi Ketika Menjabat, Begini Respons Budi Arie Soal Anak Buahnya di Kominfo Terlibat Judol
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026