Suara.com - Putra sulung Hotman Paris, Frank Hutapea baru saja melamar kekasihnya yang bernama Winona Delany Tandra. Acara lamaran itu dikemas lewat tradisi Tionghoa yakni sangjit.
Sangjit sendiri merupakan tradisi pertunangan dan perayaan persatuan dua keluarga dalam pernikahan Tionghoa-Indonesia. Tradisi ini ditandai dengan pertukaran hadiah simbolis dari pihak keluarga pria kepada pihak keluarga wanita.
Momen tersebut pun dibagikan Winona dalam Instagram pribadinya, memperlihatkan penampilannya yang memukau. Berikut potret calon menantu Hotman Paris di acara sangjit, seperti yang Suara.com rangkum.
Dalam potret yang dibagikan, Winona tampil cantik mengenakan baju cheongsam berwarna putih dengan bordir hijau yang indah rancangan desainer terkenal Sebastian Gunawan.
Winona menyempurnakan penampilannya mengenakan high heels putih dengan detil bulu serta perhiasan berupa gelang, anting dan cincin yang membuat penampilannya tampak elegan.
Sementara rambutnya ditata dengan gaya up do dan hiasan tusuk konde khas China. Untuk makeup, riasan bold dengan lipstik merah merona membuatnya terlihat cantik.
Sama seperti sang kakak, Fritz Hutapea, calon istri Frank Hutapea juga merupakan keturunan China Indonesia. Hal ini membuat keluarga tersebut mendapatkan kritik karena menghilangkan adat Batak dalam acara penting anak-anaknya.
Namun, Hotman Paris sendiri pernah mengatakan jika dirinya tidak mewajibkan putra nya tersebut harus menikah dengan sesama orang Batak. Tak heran jika Fritz dan Frank menjatuhkan hatinya pada wanita cantik berdarah Tionghoa.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Guru Besar UGM Sebut HUT RI Mewah Tapi Keropos: Kemerdekaan Versi Negara Cuma Pesta Pora
-
Dari Posko ke Posko, PNM Terus Bergerak Dampingi Warga Terdampak Gempa NTT
-
Kembang Goeyang Sarinah Resmi Dibuka, Jajanan Pasar Jadi Andalan
-
Alasan Logis Bernardo Tavares Ogah Buru-buru Rekrut Pemain Asing untuk Persebaya
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti
-
Perjuangkan Warisan Abad ke-18, Ahli Waris Raja Pagi Sinurat Gugat 12 Pihak ke Pengadilan
-
Gavi Bikin Manchester United Gigit Jari, Red Devils Coba Rayu Carlos Baleba
-
Gempa M3,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa hingga Solo dan Magelang
-
Gempuran AI & Medsos, Local Media Community Surabaya Ungkap Jurus Media Lokal Bertahan