Suara.com - Mahfud MD ikut menanggapi penetapan Tom Lembong sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi impor gula. Dilihat di kanal YouTube-nya, mantan Cawapres 2024-2029 itu juga membenarkan bahwa korupsi bisa terjadi meski tidak ada aliran dana ke tersangka.
"Orang salah kalau mengatakan harus ada aliran dana. Tidak harus ada aliran dana ke Tom Lembong. Kalau begitu, nggak akan ada korupsi kalau harus ada aliran dana ke diri sendiri. Semua orang akan nitip ke orang (lain)," terang Mahfud, seperti dikutip pada Kamis (7/11/2024).
"Undang-undangnya diubah pada waktu itu. (Korupsi) memperkaya diri, memperkaya orang lain, atau korporasi," imbuhnya.
Aspek memperkaya korporasi inilah yang diduga menjerat Tom akibat keputusannya mengimpor gula dengan melibatkan pihak swasta kala itu.
Namun Mahfud juga menilai ada kejanggalan pada keputusan Kejaksaan Agung. Pasalnya para Menteri Perdagangan lain juga melakukan impor gula, bahkan dalam jumlah yang lebih besar.
"Ketika dia menetapkan tersangka, alasannya biasanya sudah cukup. Tapi ketika orang seharusnya tersangka (menurut) logika publik, tapi kok nggak ditersangkakan, itu pasti ada sesuatu," tutur Mahfud.
"Misalnya kasus yang dilakukan seperti Tom Lembong, yang jauh lebih besar dari itu kan banyak, harus dijelaskan. Kenapa ini tidak, kok ini ditangkap (padahal impor) dalam jumlah yang kecil?" lanjutnya.
Mantan Menko Polhukam itu lalu mengingatkan tentang pentingnya hukum yang berkeadilan. "Penegakan hukum kalau pakai pilih kasih, tajam kepada musuh tidak kepada teman, itu yang bahaya," tegasnya.
Karena itulah Mahfud tidak bisa menyalahkan juga jika publik menduga ada unsur politisasi di balik kasus Tom. "Kenapa si A itu (tidak ditangkap) kan lebih banyak izinnya. Si B, si C, semua melakukan itu di kementerian yang sama, kenapa ini nggak dijelaskan?" katanya.
Baca Juga: Mahfud MD Minta Eks Menteri Diselidiki Kasus Judol Komdigi, Respons Budi Arie: Jangan Kasih Kendor!
"Bahkan yang aneh, seharusnya penyelidikan itu mulai dari yang terdekat, yang terjadi tahun 2023 dulu baru ke 2019, baru mundur ke Tom Lembong tahun berapa. Ini langsung melompat ke sini gimana? Kenapa ini dibiarkan?" tandas Mahfud.
Berita Terkait
-
Mahfud MD Buka Suara Soal Janji Prabowo Berantas Korupsi : Serius Itu, Bukan Omon-omon
-
Yakin Tom Lembong Akhirnya Dibebaskan, Rocky Gerung Blak-blakan Sindir Kejagung Cuma Cari Sensasi
-
Jamin Prabowo Tak Langgar Aturan jika Ganti Capim KPK Bentukan Jokowi, Mahfud MD: Persoalannya Presiden Mau atau Tidak
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
30 Ucapan Hari Waisak 2026 Singkat Penuh Makna, Lengkap Link Twibbon dan Poster Siap Pakai
-
3 Shio Paling Beruntung Selama 1-7 Juni 2026, Hidup Diprediksi akan Lebih Baik
-
25 Link Poster Ucapan Hari Raya Waisak 2026 Gratis, Bisa Langsung Download dan Dibagikan
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
-
Lebih dari Sekadar Kurban, Iduladha Juga Mengajarkan Arti Kepedulian
-
Energi Ceria Khas Brasil Hadir dalam Koleksi Sandal Penuh Warna
-
Apa Arti Mimpi Kecebur Sungai atau Got? Ini Penjelasannya Menurut Primbon Jawa
-
4 Shio Diprediksi Paling Hoki Besok 31 Mei 2026, Akhir Bulan Hidup Makin Tenang
-
Tren Fashion Polkadot Comeback! Motif Retro Kembali Digandrungi Gen Z dan Ibu Muda
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Jerawat Mendem, Ampuh Redakan Peradangan