Suara.com - Presiden Prabowo Subianto disebut bisa merevisi surat presiden (surpres) calon pimpinan KPK bentukan Presiden RI ke-7 Joko Widodo alias Jokowi. Pakar hukum tata negara Mahfud MD menyatakan, Prabowo tidak akan melanggar aturan hukum apa pun bila merevisi surpres tersebut.
Bahkan momentum tersebut, menurut Mahfud, sebaiknya dimanfaatkan Prabowo sebagai langkah konkret penguatan kembali KPK.
"Menurut saya itu kesempatan bagi Pak Prabowo untuk merevisi tanpa melanggar undang-undang tentang waktu, tentang batas waktu yang ditentukan," kata Mahfud ditemui di Menara Bidakara, Jakarta, Rabu (6/11/2024).
Apabila supres tersebut direvisi, Prabowo tidak berarti menganulir 10 capim dan 10 calon dewan pengawas KPK yang sebelumnya dipilih Jokowi pada proses tahapan 20 besar. Sebagai Presiden, Prabowo punya hak prerogatif untuk menentukan kelanjutan seleksi tersebut.
Kalaupun Prabowo memilih menganulir 10 capim KPK pilihan Jokowi, Mahfud menyarankan proses seleksi tidak perlu dilakukan dari awal lagi. Bahkan tetap bisa melibatkan panitia pelaksana atau pansel bentukan era Jokowi juga.
"Tidak usah membentuk pansel baru, tapi dari yang 10 itu dikumpulkan lagi dengan yang 10 lainnya yang belum terpilih. Lalu dari 20 itu dipilih lagi. Berdasar ukuran-ukuran yang ditentukan oleh Presiden, ukuran-ukuran objektif tentu saja. Tapi persoalannya Pak Prabowo sebagai Presiden mau apa tidak," kata Mahfud.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu melihat ada beberapa kemungkinan yang akan jadi keputusan Prabowo terhadap seleksi capim lembaga antirasuah tersebut.
"Jawabannya itu kemungkinan, satu, 'saya sudah setuju terhadap apa yang dibagikan oleh Pak Jokowi silakan pilih 5'. Atau 'saya akan mengubah ini, urutannya dari 10 ini saya ambil 5, keluar 5, masuk lalu pilih 5', kan bisa-bisa begitu. Atau bisa apa saja, dari 20 itu Presiden bisa mengganti semua tapi bisa juga sama sekali tidak mengganti," tutur Mahfud.
Ikut Capim KPK Usulan Jokowi
Baca Juga: Sebut Kasus Seperti Tom Lembong Bakal Bermunculan, Rocky Gerung Ungkit Nama Jokowi
Presiden Prabowo disebut tidak akan mengubah nama-nama Capim KPK yang telah disetor Jokowi ke DPR.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi menyebut, Prabowo tidak akan mengkaji ulang sehingga akan mengikuti usulan Jokowi soal nama-nama capim KPK tersebut.
"Saya rasa tidak ya," kata Prasetyo di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (6/11/2024).
Prasetyo mengatakan proses pemilihan capim sudah berjalan sesuai prosedur. Kekinian, pemerintahan Prabowo tidak mau buang-buang energi untuk melakukan pengkajian ulang nama-nama calon.
Prabowo ditegaskan Prasetyo, memilih meneruskan nama-nama calon yang usulan Jokowi pada masa pemerintahannya.
"Cara berpikir kita tidak mau buang-buang energi. Tentu yang dihasilkan pada masa itu juga orang yang terbaik yang diajukan, secara prinsip Presiden Prabowo mengikuti apa yang menjadi usulan presiden sebelumnya," kata Prasetyo.
Berita Terkait
-
Beres Sowan ke Jokowi dan SBY, Prabowo Niat Temui Megawati
-
Ogah Bongkar Ulang Capim KPK, Prabowo Ternyata Ikut Pilihan Jokowi
-
Akui Kenal Para Tersangka tapi Bantah Terlibat Judol, Budi Arie Ngaku Siap Diperiksa Kasus Eks Anak Buahnya
-
Tinggalkan Budaya Protokoler dan Feodal, Prabowo Klaim Terbuka ke Para Menteri: Kalau Ada Masalah, Telepon Saya Langsung
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim