Suara.com - Aktor Rezky Aditya kini tengah bersiap untuk menempuh tes DNA guna mencari tahu apakah ia benar ayah dari Kekey, anak Wenny Ariani. Sebelumnya, Wenny Ariani sempat menuding Rezky Aditya adalah ayah biologis dari Kekey.
Suami Citra Kirana tersebut didampingi kuasa hukumnya akan menempuh tes DNA untuk mematahkan tudingan Wenny tersebut.
"Kita sudah sepakat tadi (untuk tes DNA). Kita tunggu itikad baiknya, dia (Wenny) katanya bersedia," ujar kuasa hukum Rezky Aditya, Ana Sofa Yuking usai gelar perkara khusus di Polda Metro Jaya pada Kamis (7/11/2024).
Perlu diketahui, kegunaan tes DNA yang akan ditempuh Rezky Aditya tak hanya selalu untuk membuktikan hubungan biologis antara orang tua dengan anak. Lantas, apa saja kegunaan tes DNA?
Meneliti kelainan genetika pada anak
Tes DNA memiliki ragam fungsi, sebagaimana yang disampaikan oleh artikel yang ditinjau oleh dr. Rizal Fadli.
Salah satu kegunaan tes DNA yakni untuk mencari tahu apakah seseorang memiliki kelainan genetik seperti Sindrom Down (Down's Syndrome) atau kondisi lainnya.
Dokter akan melihat DNA seorang bayi maupun orang dewasa untuk memastikan kelainan genetik. Pada tahapan tertentu, dokter juga bisa menyingkirkan kelainan genetik dari seseorang usai tes DNA.
Tes pra-kelahiran
Selain pada bayi dan orang dewasa, dokter juga bisa melakukan tes pra-kelahiran dengan tes DNA.
Dokter bisa mengkaji bayi di dalam kandungan, terutama mereka yang rentan dan berisiko memiliki kelainan genetik.
Mengetahui nutrisi dan diet yang cocok
Program diet yang ditempuh oleh sebagian besar dari masyarakat ternyata harus menyesuaikan dengan genetik mereka masing-masing.
Dalam rangka menentukan asupan nutrisi yang cocok bagi seseorang, tes DNA bisa menjadi metode yang cocok. Tes DNA dapat menyajikan hasil-hasil yang memadai untuk mengetahui diet seperti apa yang cocok untuk dilakukan seseorang.
Mengkaji jenis kulit
Kondisi kulit seperti kulit sensitif hingga kulit kering ternyata juga bisa ditentukan oleh genetik kseseorang.
Alhasil, tes DNA juga bisa membantu mengkaji lebih dalam jenis kulit apa yang dimiliki oleh seseorang dan bagaimana cara yang paling tepat untuk merawatnya.
Uji forensik
Tes DNA juga sangat membantu penegak hukum dalam menyelesaikan kasus kriminalitas. Tes DNA merupakan salah satu bagian dari uji forensik dengan mengambil sampel DNA dari tempat kejadian perkara.
Selain itu, uji forensik juga bisa mengidentifikasi identitas korban bencana alam seperti gempa bumi, banjir, hingga tsunami.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai
-
4 Rekomendasi Sabun Cuci Muka dari Brand Lokal untuk Pudarkan Flek Hitam
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI