Suara.com - Polemik uang donasi korban penyiraman Agus Salim yang diiniasi Pratiwi Noviyanthi atau Teh Novi memasuki babak baru. Santer dikabarkan akan berdamai, salah satu pengacara Teh Novi yakni Pablo Benua memilih mundur.
Pablo Benua mengumumkan pengunduran dirinya sebagai kuasa hukum Teh Novi. Adapun alasannya lantaran terjadi perbedaan pendapat antara dirinya dan kuasa hukum Teh Novi lainnya selepas mediasi pertama yang gagal.
Suami Rey Utami tersebut menyadari posisi Teh Novi saat ini serba salah. Namun, ia merasa perlu mengambil keputusan untuk mundur sebagai kuasa hukum.
"Novi sebenarnya kasihan karena saat ini sedang di posisi yang sangat-sangat serba salah. Sangat tidak enak jadi Novi untuk saat ini. Karena hal itulah, gue harus mengambil keputusan yang cukup berat bagi saya secara pribadi," kata Pablo Benua seperti dilihat dari TikTok pribadinya, Senin (25/11/2024).
"Karena saya tentunya pengin memperjuangkan ini sampai tuntas sebenarnya. (Kenapa mundur) koteksnya simpel, terjadi perbedan pendapat di dalam menangani suatu perkara antara saya dan kuasa hukum lainnya," sambungnya.
Menurut Pablo, kuasa hukum Teh Novi yang lain beranggapan bahwa perdamaian dapat terjadi lewat dua opsi yang ditawarkan saat mediasi yang berakhir deadlock. Namun opsi tersebut justru mendapat penolakan dari pihak donatur.
Sementara itu, Pablo Benua berpandangan jika penyelesaikan perkara uang donasi Agus Salim harus mengacu pada hasil poling para donatur. Bukannya tak setuju perdamaian, namun Pablo menyebut para donatur lah yang berhak memutuskan pengalokasian donasi.
Dirinya merasa bertanggung jawab membela para donatur, terlebih perannya sebagai fasilitator poling yang menampung aspirasi pihak-pihak pemberi donasi untuk pengobatan Agus Salim.
"Saya tegaskan poling tersebut dibuat dan diinisiasi para donatur dan difasilitasi langsung oleh saya. Bisa dilihat di situs poling tersebut paling bawah ada tulisan Copyright nama perusahaan multimedia milik saya yakni PT Reyben Multimedia International," pungkasnya.
Baca Juga: Agus Salim dan Teh Novi Damai, Pablo Benua Tuai Pujian Minta Maaf ke Farhat Abbas
Tak pelak, keputusan Pablo Benua menuai sorotan. Pilih bersikap tegas, pendidikan dan latar belakang Pablo pun menarik dibahas. Memangnya Pablo Benua lulusan mana?
Pablo Benua dikenal sebagai pengusaha, kuasa hukum hingga politikus. Kariernya sebagai kuasa hukum sejalan dengan pendidikan yang pernah dilakoni.
Pablo Benua merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. Mantan anggota DPRD Sumut tersebut memiliki kantor hukum bernama Pablo Benua & Co Law Firm.
Pria keturunan Medan-Tionghoa ini adalah keponakan pengusaha senior, Tomy Winata. Sebagai pengusaha, Pablo memiliki bisnis yang meliputi berbagai sektor mulai dari konstruksi, properti, otomotif hingga fashion.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
BRI Turut Berperan Aktif Dalam Percepat Pemulihan Gempa NTT Lewat Posko Logistik BRI Peduli
-
Video Penjemputan Tiga Orang yang Diduga Pejabat Disdik Lubuklinggau Viral, Ada Apa?
-
BRI Tinjau Posko BRI Peduli dan Dapur Umum Untuk Korban Gempa NTT
-
BRI Perluas Dukungan Pascagempa NTT, Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum Disiapkan
-
Bantu Warga Terdampak Gempa NTT, BRI Bangun Tiga Posko Logistik dan Dapur Umum
-
Kanker Paru Masih Mematikan, Navigasi Pasien Dibutuhkan untuk Pangkas Waktu Pengobatan
-
Percepat Pemulihan Pascagempa NTT, BRI Peduli Siapkan Posko Logistik dan Dapur Umum
-
BRI Peduli Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa NTT, Tiga Posko Logistik Disiapkan
-
Transaksi Judol Rp2,68 Miliar Terdeteksi di Keluarga Penerima Bansos Jawa Barat
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli