Suara.com - Belakangan ini, nama Alwin Jabarti Kiemas menjadi sorotan karena ia ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perjudian online. Sebagai pegawai Komdigi (Komunikasi Digital Indonesia), Alwin Jabarti Kiemas diduga terlibat dalam memfilter dan memverifikasi situs-situs judi online agar tidak terblokir oleh sistem pengawasan. Perannya melibatkan kerja sama dengan staf-staf ahli lainnya dalam jaringan ini.
Kemudian,kasus ini semakin mencuat karena adanya klaim di media sosial yang menghubungkan Alwin dengan Megawati Soekarnoputri. Namun, PDI-P secara tegas membantah hubungan keluarga atau afiliasi politik antara Alwin dan Megawati. Bantahan ini lantas memicu spekulasi politisasi kasus, terutama mengingat waktunya yang berdekatan dengan masa tenang Pilkada 2024.
Selain dugaan kriminal, popularitas kasus ini juga dipengaruhi oleh latar belakang Alwin sebagai pengusaha digital yang sukses, termasuk perannya sebagai CEO startup layanan tanda tangan digital yang bermitra dengan berbagai lembaga besar sebelum tersandung masalah hukum.
Banyak yang penasaran dan ingin tahu, seperti apa rekam jejak karier dan pendidikan Alwin Jabarti Kiemas. Simak informasinya melalui ulasan di bawah ini, yuk!
Rekam Jejak Karier dan Pendidikan Alwin Jabarti Kiemas
Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, diketahui bahwa Alwin Jabarati disebut-sebut merupakan anak dari adik Taufik Kiemas, Santayana Kiemas. Terlepas dari hal itu, karier Alwin diketahui cukup mentereng. Dirinya adalah seorang CEO PT Djelas Tandatangan Bersama (TekenAja!) yang berinduk di Kominfo sejak 2021.
Kemudian, Alwin diduga memiliki peran menghubungkan bandar judi dengan kominfo atau yang sekarang menjadi Komdigi. Selain di TekenAja!, Alwin juga diketahui telah dipercaya untuk menduduki Wakil Sekretaris Jenderal di Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH). Lalu, dirinya juga ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Jelas Karya Wasantara (VeriJelas), salah satu mitra Ditjen Dukcapil.
Alwin Jabarti Kiemas memang memiliki karier yang signifikan di sektor teknologi finansial (fintech) di Indonesia. Ia dikenal sebagai CEO TekenAja!, sebuah platform tanda tangan digital, dan juga menjabat sebagai Wakil Sekretaris Jenderal Asosiasi FinTech Indonesia (AFTECH). Dalam perannya ini, dirinya turut berkontribusi pada pengembangan teknologi finansial, termasuk fokus pada digital capital, insurtech, dan wealthtech, dengan misi memperluas inklusi keuangan di Indonesia.
TekenAja! di bawah kepemimpinannya telah menjalin kerja sama yang strategis dengan berbagai pihak, termasuk Askrindo, untuk menyediakan layanan tanda tangan elektronik yang memperkuat ekosistem digital di Indonesia.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Baca Juga: Silsilah Alwin Jabarti Kiemas, Tersangka Judi Online Komdigi Masih Kerabat Megawati?
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi