Suara.com - Meutya Hafid belum genap dua bulan menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) tetapi sudah melakukan sejumlah gebrakan.
Mulai dari memberantas 187 ribu situs judi online setelah 10 hari dilantik, serta mengendus oknum-oknum pejabat kementeriannya yang berperan menjadi backing judol.
"Kementerian Komunikasi dan Digital berkomitmen untuk mendukung penuh arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, dalam memberantas segala bentuk aktivitas ilegal, termasuk judi online," kata Meutya melalui pernyataan tertulis, Kamis (31/10/2024).
Kini langkah Meutya di Komdigi kembali disorot setelah merombak jajaran eselonnya. Salah satu yang dicopot dari jabatannya adalah Prabu Revolusi dari jabatan Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP).
Prabu lalu digantikan oleh Molly Prabawaty sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media (Dirjen KPM). Perihal perombakan ini tercantum di Surat Perintah Pelaksana Tugas No: 2186/M.KOMDIGI/KP.01.06/11/2024 yang diteken Meutya pada 25 November 2024.
Kinerja ini pun membuat sosok Meutya menjadi sorotan publik, termasuk tentang harta kekayaannya.
Harta Kekayaan Meutya Hafid
Sebelum menjadi Menkomdigi, Meutya Viada Hafid merupakan seorang Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar. Meutya bahkan menjabat sebagai Ketua Komisi I DPR periode 2019-2024.
Meutya terakhir melaporkan harta kekayaannya sebagai pejabat publik pada 22 Juli 2024. Kala itu, Meutya mengaku memiliki harta kekayaan bersih senilai Rp18,73 miliar setelah dikurangi utang sebesar Rp8,6 miliar.
Baca Juga: Baru Copot Prabu Revolusi, Isi Garasi Meutya Hafid Kebanting Jauh dari Eks Dirjen Komdigi
Sebanyak Rp20,43 miliar kekayaannya disimpan dalam bentuk tanah dan bangunan. Aset properti yang kebanyakan diakui sebagai hasil sendiri ini tersebar di kota Jakarta Selatan, Kota Jakarta Timur, dan Kabupaten Sleman.
Meutya juga mengaku mempunyai 1 unit sepeda motor dan 2 unit mobil senilai total Rp625 juta. Lalu ada pula harta bergerak lainnya senilai Rp198 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp6,07 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Terpopuler: Kapan Mudik Gratis Lebaran 2026 BUMN Dibuka, Cara Memilih Cushion
-
Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas
-
Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
-
4 Sepatu Wanita Slip On TOMS untuk Tampilan Kasual dan Trendi, Nyaman Dipakai Kapan Saja
-
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
-
4 Rekomendasi Sunscreen SPF 35 untuk Anak Sekolah, Ringan tapi Tetap Melindungi
-
6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 95 Revisi 2023: Soal Hikayat Si Miskin
-
5 Cushion High Coverage untuk Menutup Ketidaksempurnaan Kulit Usia 40 Tahun, Bye Noda Hitam
-
Bagaimana Cara Memilih Cushion yang Tidak Menyebabkan Jerawat? Cek 3 Rekomendasi Produknya