Suara.com - Tahun 2024 akan segera berakhir. Ini menandai tahun terakhir dari kelahiran Generasi Alpha, sekaligus akan munculnya generasi baru yang disebut sebagai Generasi Beta.
Generasi Beta adalah semua anak-anak yang lahir antara tahun 2025 dan 2039. Mereka akan menjadi generasi ketujuh sejak generasi mulai diberi nama pada tahun 1901, dengan Generasi Terhebat.
Generasi biasanya didefinisikan sebagai sekelompok orang dalam periode waktu tertentu yang berbagi pengalaman budaya, sosial, dan sejarah yang sama.
Dilansir ABC News, generasi juga sering kali dibentuk oleh peristiwa besar, teknologi, dan transformasi sosial, pengalaman bersama ini memengaruhi sikap, nilai, dan perilaku setiap generasi.
Gagasan tentang generasi juga memungkinkan kita melihat bagaimana kelompok usia yang berbeda berinteraksi dengan lingkungan mereka dan bagaimana pengalaman umum mereka berkontribusi terhadap perubahan dalam masyarakat dari waktu ke waktu.
Mengenal Generasi Beta
Dikutip McCrindle, meskipun Generasi Beta belum lahir, kita dapat memprediksi beberapa hal tentang mereka berdasarkan konteks yang akan terjadi di sekitar mereka.
Pada tahun 2035, mereka akan mencapai 16% dari populasi global. Mereka akan menjadi anak-anak dari generasi Y (milenial) yang lebih muda dan generasi Z yang lebih tua. Hebatnya, banyak orang dalam Generasi Beta akan hidup dan bekerja di abad ke-22.
Banyak ahli mengantisipasi bahwa Generasi Beta akan menjadi generasi yang terintegrasi secara teknologi, sekaligus generasi yang penuh rasa ingin tahu.
Baca Juga: Catat! Ini Syarat Ikut Motis Nataru 2025
Mereka juga generasi yang menghargai keberagaman, merangkul perubahan dan perbedaan – karena ini adalah tema masa kini yang diharapkan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang.
"Ini adalah hal yang dapat kami prediksi, tetapi tentu saja, akan ada hal-hal yang muncul yang tidak dapat kami prediksi juga," ujar McCrindle.
Saat Generasi Beta tiba, kita akan mengamati teknologi dan peristiwa sosial ini dengan saksama, untuk melihat apa yang akan membentuk generasi abad ke-21 ini saat mereka tiba, saat mereka menua, dan saat mereka memperoleh otonomi dan pengaruh.
Memprediksi Generasi Beta
Saat kita bersiap menyambut Generasi Beta, dikutip Kidscreen, memahami lanskap pengasuhan anak yang terus berkembang di kalangan Milenial dan Gen Z memberikan gambaran berharga tentang masa depan.
Orang tua Gen Z memiliki posisi yang tepat untuk membesarkan anak-anak yang berempati, holistik, dan memiliki pemahaman menyeluruh tentang masyarakat global dan beragam tempat mereka tinggal.
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Bedak Apa yang Tahan 12 Jam? Cek 5 Rekomendasi Anti Luntur Berjam-jam
-
5 Sepatu Lari Murah Mulai Rp100 Ribuan yang Empuk dan Cocok untuk Pemula
-
5 Rekomendasi Mesin Cuci 2 Tabung yang Pengeringnya Bagus
-
5 Sepatu Adidas Samba Termurah Harga Berapa? Ini Tipenya
-
Apakah Skin Tint dan Tinted Sunscreen Sama? Cek 5 Rekomendasi yang Bagus
-
Dari Istanbul yang Dinamis hingga Antalya yang Hangat: Intip Wajah Wisata Turki Tahun Ini
-
5 Lotion untuk Kaki Pecah-Pecah yang Bisa Dibeli di Apotek, Kembali Mulus Tanpa Ribet
-
Bedak Tabur Apa yang Bagus? Ini 7 Pilihan Tahan Lama dan Bikin Glowing
-
5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Remaja, Wajah Bersih Bebas Jerawat
-
Parfum Oud Baunya Seperti Apa? Ini 6 Pilihan yang Bagus, Mulai Rp37 Ribuan