Netizen tengah dihebohkan dengan sebuah video viral yang memperlihatkan penceramah kondang K.H. Miftah Maulana atau yang biasa disapa Gus Miftah ketika ia disebut-sebut menghina seorang pedagang es teh keliling pada salah satu acara keagamaan.
Peristiwa ini terjadi ketika acara pengajian bertajuk Magelang Bersholawat yang digelar pada 20 November 2024 yang lalu. Video viral ini berawal dari seorang pedagang es teh dan air mineral kemasan tengah berdiri menjajakan barang dagangannya di acara pengajian tersebut. Pedagang ini membawa baki berisi dagangannya di atas kepala.
Sebagian hadirin yang melihat pedagang tersebut pun meminta Gus Miftah untuk memborong dagangan sang pedagang, tetapi respon yang diberikan Gus Miftah justru dianggap tidak sopan dan tidak beradab.
Dengan nada mengolok-olok pedagang tersebut, Gus Miftah melontarkan perkataan yang dianggap tidak pantas. Raut wajah sang penjual es teh yang awalnya tersenyum tipis menjadi terdiam sontak saja menjadi sorotan warganet.
“Es tehmu masih banyak tidak? Kalau masih ya sudah sana jual, g****k,” ujar Gus Miftah dari atas panggung tersebut. Beberapa penceramah yang juga duduk di panggung di samping Gus Miftah terlihat ikut tertawa. Siapa saja mereka?
Habib Zaidan bin Yahya
Beberapa tokoh yang dianggap pemuka agama turut mencuri perhatian warganet lantaran respon mereka yang ikut tertawa usai Gus Miftah melontarkan olokan ke sang penjual es teh keliling, salah satunya adalah Habib Zaidan bin Yahya.
Habib Zaidan bin Yahya merupakan pemimpin Majelis Sekar Langit, Pekalongan. Ia juga merupakan seorang pendakwah serta vokalis dan konten kreator. Pemilik nama lengkap Muhammad Zaidan Yahya menyandang gelar Habib sebab dirinya disebut masih termasuk keturunan atau nasab dari Nabi Muhammad SAW.
Pria kelahiran 11 Januari 2002 ini merupakan putra dari pasangan Habib Haidar bin Yahya dan Syarifah Camelia bin Yahya. Ia memiliki kakak laki-laki bernama Habib Fagih bin Yahya serta adik laki-laki bernama Habib Anis bin Yahya.
Baca Juga: Profil Habib Zaidan: Ikut Tertawa Lepas saat Gus Miftah Hina Pedagang Es
KH Usman Ali
Pendiri Pondok Pesantren Al-Huda ini juga turut menjadi perhatian warganet usai turut tertawa dalam video Gus Miftah yang viral tersebut. Pondok Pesantren yang didirikan KH Usman Ali ini terletak di Dusun Nepak, Desa Bulurejo, Mertoyudan, Magelang.
Berdasarkan keterangan dari Lembaga Pendidikan Ma’arif Nahdlatul Ulama Jawa Tengah, KH Usman Ali ini merupakan salah satu tokoh Islam moderat dan menjadi salah satu tokoh ulama lokal NU yang berbasis di Magelang.
KH Usman Ali juga diketahui aktif di media sosial. Ia bahkan memperkenalkan diri sebagai ‘aktor’ melalui media sosial pribadinya dan memiliki saluran YouTube pribadi dengan nama KyUsmanAlhuda-CHANNEL.
M. Yusuf Chudlory
KH M.Yusuf Chudlory atau yang biasa disapa Gus Yusuf turut memberikan tanggapannya mengenai perkataan Gus Miftah tersebut. Melalui cuitan di X, ia menuliskan klarifikasinya mengenai video viral yang beredar di media sosial tersebut.
“Konteks utuhnya penjual es muter-muter di antara jamaah padahal cuaca hujan, hingga mengganggu konsentrasi lalu ditegur GM agar minggir seperti penjual lainnya. Wong yo hujan-hujan kok nawarin es, maaf bila respon kita kurang pas waktu itu,” ujarnya.
Pria kelahiran 9 Juli 1973 ini tak hanya dikenal sebagai seorang ulama tetapi juga sebagai budayawan. Ia merupakan salah satu dari 11 putra dan putri KH Chudlory, ulama kharismatik Tegalrejo Magelang yang merupakan pendiri Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam Tegalrejo Magelang.
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
-
Gus Miftah Diingatkan Ketua PKL Jakarta: kalau Terganggu dengan Pedagang Es Teh Bukan Mengolok-olok!
-
Profil Habib Zaidan: Ikut Tertawa Lepas saat Gus Miftah Hina Pedagang Es
-
Bak Bumi Langit, Tarif Ceramah Gus Miftah Lampaui Gaji Jadi Utusan Khusus Presiden?
-
4 Gurita Bisnis Miftah Maulana: Ditambah Gaji Setara Menteri
-
Sosok Niken Salindry, Sinden yang Dibanding-bandingkan dengan Gus Miftah
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim