Suara.com - Judi online atau judol adalah ancaman nyata bagi penduduk Indonesia, tak terkecuali mahasiswa.
Sebab belum lama ini Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro mengungkap bahwa sekitar 960.000 mahasiswa terjerat judol.
Kenapa mahasiswa yang notabene berpendidikan tinggi bisa kecanduan judi online?
Pengamat Perbankan, Keuangan, dan Investasi, I Wayan Nuka Lantara, Ph.D, mengatakan bahwa terdapat sejumlah faktor yang membuat judi online sangat menggiurkan bagi mahasiswa.
Menurut analisanya, judol menarik mampu membuat mahasiswa kecanduan karena
- Akses yang memudahkan untuk bermain di mana saja dan kapan saja.
- User interface yang menarik dan mudah digunakan.
- Metode pembayaran yang fleksibel.
Selain itu, I Wayan Nuka Lantara juga mengungkap faktor pendorong lain berdasar hasil riset Populix yang berjudul ‘Understanding the Impact of Online Gambling Ads Exposure’.
Dalam riset itu menyebutkan bahwa sebanyak 63 persen responden sering melihat iklan judol saat menggunakan internet.
Iklan judol yang masif di media sosial ini juga diyakini mampu membuat generasi muda lebih rentan terpapar.
FOMO
Baca Juga: BNI Blokir Ribuan Rekening Judi Online, Total Saldo Tembus Rp18 M
Wayan yang juga dosen Manajemen FEB Universitas Gadjah Mada (UGM) ini lalu menambahkan faktor lain yang menyebabkan banyak mahasiswa kecanduan judol.
Menurut pandangannya, lingkungan sosial dan pergaulan juga menjadi alasan maraknya judi online di kalangan mahasiswa.
Mahasiswa sering kali hanya FOMO alias Fear of Missing Out yang kemudian diawali dengan iseng coba-coba judi online.
“Sistem algoritma yang dirancang untuk membuat pemain merasa nyaman seringkali memberikan kemenangan kecil di awal,” kata Wayan dikutip dari laman FEB UGM, Rabu, (27/11).
“Hal ini (kemenangan kecil - red) mendorong mereka untuk terus meningkatkan modal, sampai tanpa sadar terjebak dalam lingkaran kecanduan,” imbuhnya.
Kenapa Gara-gara Judi Online Bisa Meningkatkan Angka Kriminalitas dan Keinginan Bunuh Diri?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Cegah Kriminal, BRI Hadirkan Fitur Notifikasi Real-Time WhatsApp dan SMS di BRImo
-
Singgung Soal Transaksi Rp 809 Miliar, Nadiem Makarim Optimistis Vonis 10 Tahun Bisa Dikoreksi
-
Makam Sutrimo Dibongkar, Polisi Dalami Kematian Eks Karumga Febrie Adriansyah
-
Hari UMKM Nasional, BRI Peduli Hadirkan Pendampingan dan Dukungan Usaha bagi UMKM Desa Brilian
-
Sampah Plastik Punya 'Kehidupan Kedua', Cerita di Aloha Diolah Menjadi Furnitur
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jalur Sepeda Jakarta Mau Dievaluasi, Jangan Sampai Cuma Jadi Garis di Jalan
-
Aura Kasih Diam-Diam Terjun ke Bisnis Peternakan Ayam di Subang Berapa Omzetnya?
-
BRI Peduli Dorong UMKM Desa Brilian Naik Kelas di Momentum Hari UMKM Nasional
-
Upon Entry: Ketika Orang yang Kita Cintai Mendadak Jadi Orang Asing