Lifestyle / Male
Kamis, 12 Desember 2024 | 11:49 WIB
Kolase Agung Laksono dan Jusuf Kalla.

Suara.com - Perebutan posisi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) periode 2024-2029 tengah menjadi perbincangan. Melalui Munas XXII pada Minggu (8/12/2024), Jusuf Kalla kembali terpilih secara aklamasi menjadi Ketua PMI.

Di sisi lain, Agung Laksono juga mengaku terpilih sebagai Ketua PMI versi Munas tandingan di Hotel Sultan, Jakarta.

Tak pelak dualisme kepemimpinan PMI ini memicu beragam respons, apalagi karena JK dan Agung Laksono sama-sama merupakan kader senior di Partai Golkar.

Kini sama-sama mengklaim menduduki kursi Ketua PMI, seperti apa perbandingan harta kekayaan JK dan Agung Laksono versi LHKPN?

Harta Kekayaan Jusuf Kalla

JK menjadi narasumber di Seminar Nasional Lustrum ke XV dan Dies Natalis ke 75 "Pengalaman Resolusi Konflik dan Perdamaian dalam Konteks Masa Depan Demokrasi Indonesia " di Balai Senat Universitas Gajah Mada {UGM) Yogyakarta, Kamis (28/11/2024) [Suara.com/Tim Media JK]

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla terpantau terakhir kali melaporkan harta kekayaannya pada 30 Maret 2019. Kala itu JK mengaku memiliki harta kekayaan bersih senilai Rp900,84 miliar.

Sebanyak Rp263,74 miliar di antaranya disimpan dalam bentuk aset tanah dan bangunan. Aset properti ini tersebar di Jawa, Sulawesi, hingga Australia.

Selain itu ada pula aset kendaraan bermotor senilai total Rp975 juta. JK juga memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp3,23 miliar, surat berharga senilai Rp77,29 miliar, kas dan setara kas sebanyak Rp21,46 miliar, serta harta lainnya dengan nilai total Rp534,15 miliar.

Harta Kekayaan Agung Laksono

Baca Juga: Dualisme Perebutan Kursi Ketua PMI: Preseden Buruk bagi Organisasi Kemanusian

Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo - Maruf Amin, Agung Laksono. (Suara.com/Yasir)

Di sisi lain, Agung Laksono juga rutin melaporkan harta kekayaannya dengan kapasitas sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Terakhir melaporkan LHKPN KPK pada 28 Maret 2024, Agung Laksono mengaku memiliki harta kekayaan bersih senilai Rp66,26 miliar.

Porsi aset terbesarnya adalah berupa tanah dan bangunan, yang sebagian besar berada di Kabupaten Lampung Selatan. Total aset propertinya adalah Rp63,85 miliar.

Agung mengaku memiliki sebuah Jaguar XJL 3.0 V6 AT dan Toyota Alphard Tipe G senilai total Rp2 miliar.

Kemudian ada pula aset berupa harta bergerak lainnya senilai Rp368,5 juta, surat berharga sebanyak Rp125 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp517,38 juta. Namun Agung juga mengaku memiliki utang senilai Rp335 juta.

Load More