Suara.com - Belum lama ini, sosok Richard Lee hadir di podcast Denny Sumargo berbincang banyak hal. Salah satunya perihal gelar PhD Richard Lee yang disebut abal-abal.
Richard Lee diketahui mendapat gelar PhD alias S3 dari Atlantic International University. Menurut Dokter Detektif alias Doktif, kampus tersebut disebut ilegal sehingga gelarnya tidak kredibel.
Menanggapi tudingan tersebut, Richard Lee menegaskan bahwa ia benar-benar kuliah di sana. Namun, ia sendiri jujur mengaku tidak tahu track record kampus tersebut.
"Waktu itu Covid-19, jadi penginnya online. Ada kesempatan untuk kuliah di Atlantic International University," kata dr Richard Lee, dikutip Minggu (15/12).
"Aku ikut enggak kuliahnya? Ikut. Jujur, sampai detik aku mau tamat, aku enggak tahu track record sekolah itu," sambungnya.
Reputasi Atlantic International University
Dilihat dari laman resminya, Atlantic International University (AIU) adalah institusi pendidikan jarak jauh yang berpusat di Hawaii. Berdasarkan informasi dari situs resminya, kampus ini berlokasi di Pioneer Plaza, 900 Fort Street Mall 905, Honolulu, Hawaii.
Sebagai universitas berbasis pendidikan online, AIU tidak menyediakan ruang kelas fisik maupun mewajibkan kehadiran mahasiswa, berbeda dengan kampus tradisional. AIU hanya menawarkan fasilitas seperti study live dan perpustakaan digital untuk mendukung pembelajaran.
Dari segi peringkat, AIU tidak termasuk dalam daftar pemeringkatan universitas yang terkenal seperti QS Top University atau Times Higher Education. Peringkat AIU hanya tercatat di laman Webometrics, yang menempatkannya di posisi 6.148 dunia. Webometrics sendiri menggunakan penilaian berdasarkan aktivitas website institusi pendidikan.
Menurut situs resminya, AIU memiliki akreditasi internasional dari Accreditation Service for International Schools, Colleges and Universities (ASIC).
Baca Juga: Pendidikan Stella Christie: Wamen Sharing Cara Daftar S1 Kampus Luar Negeri, Tuai Sorotan
Akreditasi ini disebut sebagai salah satu standar mutu global yang diakui dalam pendidikan internasional. ASIC melakukan penilaian eksternal untuk memastikan bahwa institusi memenuhi standar yang telah ditetapkan.
Namun, AIU tidak diakreditasi oleh badan akreditasi pendidikan resmi di Amerika Serikat. Pernyataan ini harus mereka sampaikan dengan jelas, mengingat ASIC adalah lembaga akreditasi internasional yang berbasis di luar AS.
“ATLANTIC INTERNATIONAL UNIVERSITY TIDAK DIAKREDITASI OLEH BADAN AKREDITASI YANG DIAKUI DI AMERIKA SERIKAT,” tulis mereka sebagai bentuk transparansi di laman resminya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
-
Rumah Susanah yang Diklaim Prabowo Pengupas Bawang Mendadak Dipasang Garis Polisi
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
Terkini
-
Beli Paket Data Dapat Cashback Rp17 Ribu di BRImo, Ini Cara Klaimnya
-
IHSG Betah di Level 6.400 pada Sesi I, Saham INET Melesat
-
78 Tahun Berkarya, OT Group Gelar Upacara Kemerdekaan Demi Wujudkan Semangat Kebangsaan
-
7 Cara Mengatasi Shio Ciong Tahun Ini agar Tetap Aman dan Beruntung
-
11 Calon Hakim Agung dan 3 Cakim Ad Hoc Disahkan DPR, Ini Daftar Namanya
-
Respons Bencana NTT, DPR RI Kirim Perwakilan dan Siapkan Langkah Darurat
-
Eliano Reijnders Tak Mau Santai Usai Bela Timnas Indonesia, Bali United Jadi Sasaran Berikutnya
-
BRI Eco Culture Market 2026 Bali: Perkuat Daya Saing UMKM Lokal, Makin Dikenal Wisatawan Global
-
Jangan Terkecoh Visual! Pengamat Ungkap Makna di Balik Momen Mesra Jokowi-Prabowo
-
Menggugat Pendekatan Reaktif Pemerintah Atasi Karhutla