Suara.com - Jumlah antrean haji jemaah Indonesia kini mencapai 5,4 juta orang. Fakta itu diungkapkan oleh Kepala Badan Pelaksana Badan Penyelenggara Haji dan Umrah (BPKH), Fadlul Imansyah.
Menurutnya, di sejumlah wilayah, seperti di Sulawesi Selatan (Sulsel), waktu tunggu untuk keberangkatan haji bisa mencapai 30 tahun.
Fadlul menyoroti fakta bahwa meski sekitar 17 juta umat Islam Indonesia telah memenuhi syarat untuk menunaikan ibadah haji, baru 0,31 persen yang terdaftar sebagai calon jemaah haji.
“Data BPS 2023 menunjukkan, dari total 210 juta umat Islam Indonesia, hanya sedikit yang telah terdaftar sebagai calon jemaah haji,” ungkapnya dalam acara BPKH Annual Meeting dan Banking Award 2024 pada Jumat (13/12/2024) lalu.
Dengan jumlah antrean yang sangat besar ini, Fadlul melihat bahwa hal ini menciptakan peluang sekaligus tantangan besar bagi ekosistem perhajian di Indonesia.
Meski ini menawarkan potensi pasar yang luas untuk perbankan syariah, seperti Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH), waktu tunggu yang panjang menjadi masalah utama yang perlu segera dicari solusinya.
"Antrean haji yang panjang ini tentu menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua. Kita harus mencari cara untuk membantu umat Islam Indonesia melaksanakan rukun Islam kelima ini lebih cepat melalui solusi perbankan syariah,” jelas Fadlul.
BPKH juga mengajak perbankan untuk lebih inovatif dalam memberikan layanan yang mempermudah proses setoran awal haji, dengan tujuan agar lebih banyak umat Islam Indonesia dapat segera menunaikan ibadah haji.
Kuota dan Biaya Haji 2025 Tunggu Persetujuan DPR
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) telah menetapkan jumlah kuota jamaah dan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2025. Namun, keputusan final menunggu persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Penetapan ini diharapkan segera disahkan dalam pekan ini, setelah pembentukan panitia kerja (panja) yang akan membahasnya.
"Saat ini kami sudah siap dengan rencana tersebut. Kami tinggal menunggu pembentukan panja dan persetujuan dari DPR. Insya Allah pekan ini akan ada penetapan bersama," ujar Menag Nasaruddin Umar, dikutip dari Antara, Kamis (19/12/2024).
Menurut Nasaruddin, Kemenag telah mempersiapkan segala hal demi kelancaran pelaksanaan ibadah haji 2025, termasuk melakukan pertemuan dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi, Tawfiq F Al Rabiah.
Dalam pertemuan tersebut, Nasaruddin menegaskan bahwa kerjasama pemerintah ke pemerintah (G2G) antara Indonesia dan Arab Saudi menjadi kunci penting dalam mendukung penyelenggaraan haji yang lancar.
Tag
Berita Terkait
-
Prabowo Hanya Mengangguk Dapat Laporan Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik
-
Biaya Haji 2027 Diusulkan Naik Jadi Rp107 Juta, Kemenhaj Usul Jemaah Bayar Rp42,8 Juta
-
Terpaksa Harus Naik, Biaya Haji 2027 Diusulkan Jadi Rp107 Juta
-
Biaya Haji 2027 Berpotensi Naik, DPR Minta Pemerintah Cari Celah Efisiensi
-
Menapaki Jejak Rasulullah SAW di Masjid Nabawi
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
Sebut Asap Riau Kiriman dari Jambi, Menteri Jumhur Tuai Kontroversi
-
8 Contoh Perubahan Bentuk Energi di Sekitar Kita
-
Review Film Glass Heart: Ketika Musik Menjadi Jalan untuk Menemukan Diri
-
Bangkok Rebut Posisi Puncak Destinasi 'Workcation' Global 2026
-
Bully Berujung Maut di Pemalang, Siswa Kelas 8 Ditetapkan Jadi ABH, 17 Saksi Diperiksa
-
Kim Sang-sik Sesumbar Usai Vietnam Hajar Thailand di Final Piala AFF 2026, Tantang Messi dan Ronaldo
-
Jadi Polemik, BPS Ungkap Alasan Warga Ekonomi Rendah Masuk Kelompok Desil Tinggi
-
Sengaja Dibakar! Ini Daftar Konglomerat RI yang Kuasai Lahan Sawit Kalimantan
-
Perkuat Pencegahan TPPO, Kanwil Imigrasi Sumut Gandeng BP3MI hingga Polda Dorong Sinergi PIMPASA
-
Prabowo ke Sumsel Cek Karhutla, Akankah Kembali Tanpa Masker di Tengah Kabut Asap?