Suara.com - Sekolah kedinasan seringkali menjadi pilihan favorit bagi banyak pelajar di Indonesia karena menawarkan pendidikan berkualitas dengan jaminan ikatan dinas dan potensi langsung bekerja di instansi pemerintah. Ternyata, tidak semua sekolah kedinasan memiliki persaingan yang ketat. Beberapa sekolah kedinasan dianggap lebih mudah untuk dimasuki dibandingkan dengan yang lainnya, asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan.
Cari tahu informasi seputar daftar sekolah kedinasan yang mudah masuk di Indonesia, melalui ulasan di bawah ini, yuk!
Daftar Sekolah Kedinasan yang Mudah Masuk
Berikut ini adalah daftar sekolah kedinasan yang relatif lebih mudah masuk, beserta syarat-syaratnya:
1. Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN
Ini adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Keuangan Republik Indonesia, yang menawarkan program diploma di bidang keuangan negara, akuntansi, dan pajak. Meskipun pendaftarannya banyak, STAN ini memiliki daya tampung yang cukup besar dan menawarkan banyak program studi, sehingga kesempatan masuknya lebih luas.
2. Politeknik Statistika STIS
Ini adalah sekolah kedinasan di bawah naungan Badan Pusat Statistik (BPS), yang menawarkan program di bidang statistika dan komputasi. STIS ini dikenal cukup mudah dimasuki bagi siswa yang memiliki dasar akademik kuat di bidang matematika dan statistik.
3. Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN)
Ini adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Dalam Negeri yang berfokus pada pendidikan pemerintahan, di mana program studinya bertujuan untuk mencetak calon aparatur pemerintah yang siap ditempatkan di berbagai daerah. IPDN ini menawarkan peluang yang cukup besar bagi mereka yang ingin menjadi aparatur pemerintah di tingkat lokal atau pusat.
4. Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip)
Ini adalah sekolah kedinasan di bawah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) yang mendidik calon-calon petugas pemasyarakatan. Dengan daya tampung yang cukup besar dan kebutuhan akan tenaga pemasyarakatan yang selalu ada, Poltekip ini tentunya bisa menjadi pilihan yang baik bagi calon mahasiswa yang berminat di bidang ini.
5. Politeknik Imigrasi (Poltekim)
Poltekim ini juga berada di bawah Kemenkumham dan berfokus pada pendidikan di bidang imigrasi. Sekolah ini melatih mahasiswa untuk menjadi aparatur negara di bidang pengelolaan imigrasi, yang mencakup pengawasan orang asing, pelayanan imigrasi, dan juga pengawasan lalu lintas orang di perbatasan.
6. Sekolah Tinggi Sandi Negara (STSN)
Ini adalah sekolah kedinasan di bawah Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) yang menawarkan pendidikan di bidang keamanan informasi dan siber, yang memiliki daya tampung yang lebih besar dari beberapa sekolah kedinasan lainnya. Selain itu, sekolah kedinasan ini juga memiliki peluang untuk berkembang di sektor teknologi informasi yang terus berkembang.
Baca Juga: Mau Kuliah Gratis? Begini Cara Dapat KIP Kuliah 2025!
7. Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol)
Bagi mereka yang ingin berkarier di dunia militer atau kepolisian, tentunya Akmil dan Akpol bisa menjadi pilihan yang tepat. Kedua institusi ini memiliki daya tampung yang cukup besar dan mencakup program pendidikan yang terstruktur dan praktis dalam mempersiapkan calon perwira TNI dan Polri.
Persyaratan Umum Masuk Sekolah Kedinasan
Setiap sekolah kedinasan tentunya memiliki persyaratan masuk yang berbeda, namun ada beberapa persyaratan umum yang biasanya harus dipenuhi, di antaranya adalah sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI) berusia maksimal 21-23 tahun (tergantung pada kebijakan sekolah yang dipilih).
- Kesehatan fisik dan mental yang baik serta terbebas dari narkoba.
- Tinggi badan dan kondisi fisik yang sesuai dengan persyaratan masing-masing sekolah.
- Pendidikan minimal SMA atau sederajat dengan nilai akademik memadai.
- Tes akademik dan wawancara yang dinilai sebagai bagian dari seleksi masuk sekolah kedinasan.P
Pada umumnya, sekolah kedinasan juga akan melakukan seleksi fisik dan kesehatan untuk memastikan bahwa calon mahasiswa siap menjalani pendidikan kedinasan yang ketat.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Bahan Baku Aman Jadi Fokus Baru Industri Kosmetik, Produsen Mulai Tinggalkan Formula Berisiko
-
Mencuci Beras Sebaiknya Berapa Kali sebelum Dimasak? Jangan sampai Nutrisinya Terbuang
-
Ortuseight Luncurkan Sepatu Padel Vector Bandeja, Gabungkan Performa dan Gaya
-
4 Zodiak yang Cocok Jadi Pasangan Taurus, Hubungan Langgeng Tanpa Drama
-
Nomor Rumah Pembawa Hoki Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Rezeki dan Keharmonisan
-
5 Lip Cream Paling Laris di Shopee dan Tahan Lama Sampai 20 Jam
-
Mau Travelling ke Luar Negeri? Ini Cara Kerja Asuransi Perjalanan yang Perlu Kamu Tahu
-
Tips Memilih Lipstik Merah, Ini 5 Rekomendasi Anti Luntur meski Dibawa Makan dan Minum
-
7 Rekomendasi Bedak dengan Efek Blurring untuk Tutup Pori-Pori Besar, Wajah Mulus seperti Filter!
-
Bolehkah Perempuan Menyembelih Hewan Kurban? Begini Hukumnya