- Clara Hsu di IndoSec Summit 2025 menekankan bahwa pemulihan data cepat itu krusial meski telah melakukan pencadangan.
- Risiko data perusahaan mencakup backup tidak lengkap, data tersebar tanpa kontrol, dan keamanan salinan cadangan.
- Pemimpin perlu mengontrol akses data sensitif serta memastikan sistem terpusat untuk keberlanjutan bisnis pasca insiden.
Suara.com - Di tengah laju transformasi digital yang kian cepat, peran pemimpin tidak lagi sebatas menggerakkan tim atau mengejar target bisnis. Ada satu tanggung jawab penting yang sering luput dari sorotan: menjaga keberlangsungan data sebagai fondasi kepercayaan dan keberlanjutan perusahaan. Di era ketika satu gangguan kecil bisa berdampak besar, kepekaan membaca sinyal risiko menjadi kualitas kepemimpinan yang semakin krusial.
Indonesia, sebagai salah satu pasar yang cukup sering menjadi target serangan, perlu memperhatikan tanda-tanda bahaya yang bisa mengancam keamanan data perusahaan.
Clara Hsu, Country Manager Synology Indonesia, membagikan pengalaman dan pandangannya di IndoSec Summit 2025. Menurutnya, memiliki backup data saja tidak cukup jika proses pemulihan tidak bisa dijamin.
“Transformasi digital berkembang pesat, tapi ketahanan data harus berjalan seiring. Backup saja tidak cukup jika tidak bisa dipulihkan dengan cepat saat dibutuhkan,” jelas Clara.
1. Backup yang Tidak Lengkap
Seringkali, saat perusahaan menambah aplikasi atau sistem baru, data dari sistem tersebut terlewat dari proses backup. Ada juga perusahaan yang hanya menyimpan sebagian data penting demi menghemat kapasitas penyimpanan. Padahal, jika data penting tidak dibackup, risiko kerugian besar bisa terjadi saat dibutuhkan.
“Data yang tidak dibackup pada dasarnya sudah berada dalam kondisi berisiko,” ujar Clara.
2. Data Tersebar Tanpa Terkontrol
Perusahaan modern biasanya menyimpan data di banyak tempat atau platform. Hal ini bisa membuat tim sulit mengetahui data apa saja yang ada dan di mana letaknya. Akibatnya, ada risiko data ganda atau data yang tidak terlindungi, bahkan bisa menimbulkan masalah hukum terkait regulasi.
Baca Juga: Jejak Karbon Digital Tersembunyi di Balik Setiap Email yang Anda Kirim
Clara menekankan pentingnya sistem yang terpusat agar data lebih mudah dipantau dan aman.
3. Backup Tidak Aman
Memiliki backup bukan berarti data sepenuhnya aman. Jika backup bisa diakses atau terkena serangan, seluruh data tetap berisiko hilang.
Banyak perusahaan baru menyadari hal ini setelah serangan ransomware menimpa salinan data mereka. Untuk itu, penting memiliki backup yang aman, disimpan di tempat berbeda, dan rutin diuji untuk memastikan data bisa dipulihkan.
4. Akses Data Tidak Terkontrol
Saat perusahaan berkembang, akses ke data sensitif sering kali meluas tanpa pengaturan yang ketat. Hal ini meningkatkan risiko kebocoran data, baik disengaja maupun tidak.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Kepulangan Jenazah Praka Farizal dari Lebanon ke Kulon Progo Diestimasikan Tiba Jumat Lusa
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
Terkini
-
Beda Harga BBM di Indonesia vs Iran, Bak Langit dan Bumi
-
Profil dan Pangkat 3 Prajurit TNI yang Gugur akibat Serangan Israel
-
Update Tarif Listrik per kWh April 2026, Apakah Ada Kenaikan Harga?
-
Apakah Motor Dibatasi Beli BBM? Isi Pertalite Cuma Boleh 50 Liter per Hari
-
Sejarah April Mop: Kisah di Balik Tipu Daya setiap Tanggal 1 April
-
Bagaimana Cara Membuka Pengumuman SNBP 2026? Ini Daftar Link-nya
-
10 Sunscreen Terbaik Menurut Tasya Farasya yang Wajib Kamu Coba
-
Daftar ASN yang Tidak Bisa WFH Tiap Hari Jumat, Ini Jabatan yang Dikecualikan Kemendagri
-
Bagaimana Cara agar Kulit Cepat Putih? Ini 5 Produk Skincare yang Ampuh Membantu
-
Diskon 6 Sepatu Sekolah Adidas, Dari Harga Jutaan Jadi Rp500 Ribuan