Suara.com - Korupsi masih menjadi masalah krisis di Indonesia. Mulai dari pejabat hingga pengusaha terseret dalam kasus yang merugikan negara ini.
Perhatian publik pun tak pernah lepas dari berbagai kasus korupsi dan aksi koruptor di Indonesia. Terlebih karena kasus yang satu ini sering kali diselesaikan dengan hukuman koruptor yang membuat publik tak puas.
Untuk memberantas korupsi, mengapa Indonesia tak bisa mengukum mati koruptor seperti di Tiongkok? Dalam hal ini, mendiang mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar pernah buka suara.
Mendiang Artidjo Alkostar mengakui di Indonesia sulit menerapkan hukuman mati kepada koruptor. Padahal ia sendiri sebenarnya menginginkan menghukum mati para koruptor.
"Saya sebetulnya ingin menghukum mati koruptur tapi secara yuridis sangat sulit," kata Artidjo Alkostar dalam perbincangan dengan Najwa Shihab, dikutip Selasa (31/12/2024).
"Karena bunyi pasal kontruksi hipotesis dalam pasal itu dikaitkan dengan keadaan lain," imbuhnya.
Artidjo Alkostar membandingkan hukum di Indonesia dengan Tiongkok dalam menangani koruptor.
"Misalnya (di Indonesia) dapat di hukuman mati kalau dilakukan dalam bencana alam, kalau itu mengulangi lagi. Seharusnya itu seperti di Tiongkok, ada media dalam pasal kalau korupsi misalnya satu triliun itu otomatis bisa (dihukum mati). Jangan dikaitkan dengan faktor di luar yuridis itu," ujar Artidjo.
"Itu saya kira 'pintarnya' pembuat undang-undang itu," tandasnya.
Baca Juga: Orang Tua Harvey Moeis Kerja Apa? Enteng Kasih Warisan Rp1 Triliun untuk sang Anak
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Perbedaan Dewy Finish dan Matte Finish Apa? Ini Rekomendasi Cushion Terbaik Sesuai Jenis Kulit
-
Dari Korea ke Indonesia: Teknik Presisi Estetika Non-Bedah Kini Hadir dengan Standar Global
-
Belajar Selamatkan Bumi Sejak Sekolah: Pentingnya Pendidikan Iklim untuk Generasi Muda
-
Kulit Perih dan Merah Akibat Sunburn? Ini 4 Rekomendasi Toner Penyejuk yang Wajib Dicoba
-
Update Daftar Nama 81 Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Vs KRL, 7 Meninggal Dunia
-
Apa Jenis Bedak yang Cocok untuk Kondangan? Cek 5 Rekomendasi Produk Berikut
-
13 Perjalanan Kereta Jarak Jauh Dibatalkan 28 April 2026, Imbas Kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo
-
4 Sepatu Puma Palermo Termurah di Website Resmi, Paling Worth It 2026
-
Terpopuler: Nama Ayah Kandung Syifa Hadju Terungkap, Pilihan Cushion Tahan Keringat
-
4 Shio Paling Hoki 28 April 2026, Keberuntungannya Tak Terbendung