Suara.com - Varises bukan sekadar masalah estetika, tetapi juga kondisi kesehatan yang dapat mengganggu aktivitas harian. Kondisi ini terjadi ketika pembuluh darah vena membesar dan melebar, akibat katup vena yang tidak berfungsi optimal.
Dijelaskan dr. Aflah Dhea Bariz Yasta, Sp.BTKV, Dokter Spesialis Bedah Toraks, Kardiak dan Vaskular Bethsaida Hospital Gading, varises menyebabkan darah menggenang dan menimbulkan gejala seperti pembuluh darah yang tampak menonjol, rasa nyeri, pembengkakan, serta kram pada kaki.
Penyebab Varises
1. Duduk atau Berdiri Terlalu Lama: Aliran darah di kaki terhambat, sehingga darah mengumpul di pembuluh vena.
2. Kehamilan: Perubahan hormon, peningkatan volume darah, dan tekanan janin membuat vena melebar.
3. Obesitas atau Berat Badan Berlebih: Berat badan berlebih memberi tekanan pada vena, membuat katup bekerja lebih keras.
4. Penuaan: Elastisitas pembuluh darah berkurang, katup melemah, sehingga darah mudah menggenang.
5. Kurang Aktivitas Fisik: Kurang berolahraga menyebabkan otot kaki tidak bekerja optimal dalam membantu mengalirkan darah kembali ke jantung.
6. Perubahan Hormon: Menstruasi, kehamilan, menopause, dan kontrasepsi hormonal dapat melemahkan vena.
Baca Juga: Waspada! Sakit Kepala Hebat Bisa Jadi Tanda Awal Stroke, Kenali Gejalanya
7. Penggunaan Sepatu Hak Tinggi: Mengurangi aktivitas otot betis, yang penting untuk sirkulasi darah.
8. Faktor Genetik (Keturunan): Pembuluh darah yang lemah atau katup vena yang rusak sering kali diturunkan secara genetik.
Teknologi Endovenous Laser Ablation (EVLA)
Lebih lanjut dr. Aflah menyatakan banyak pasien datang dengan keluhan nyeri dan pegal pada kaki yang sudah berlangsung lama. Pasien bisa langsung beraktivitas kembali dalam waktu singkat dengan perawatan Endovenous Laser Ablation (EVLA).
"EVLA memberikan solusi efektif bagi pasien varises dengan proses yang cepat, aman, dan tanpa operasi besar," jelas dia dalam siaran pers yang Suara.com terima baru-baru ini.
EVLA adalah metode modern untuk mengatasi varises dengan teknologi laser yang minimal invasif. Prosedur ini bekerja dengan menutup pembuluh darah vena yang bermasalah, sehingga aliran darah dialihkan ke vena yang lebih sehat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda