Suara.com - Shin Tae-yong telah dipecat dari jabatannya sebagai pelatih Timnas Indonesia. Pemecatannya diumumkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir dalam konferensi pers pada Senin (6/1/2025).
Shin Tae-yong telah melatih Timnas Indonesia sejak 28 Desember 2019. Pelatih asal Korea Selatan ini telah berhasil membawa Indonesia menorehkan banyak prestasi.
Selama menjadi pelatih, Shin Tae-yong mendapatkan gaji dan fasilitas fantastis, salah satunya golden visa.
Golden visa itu diserahkan langsung oleh Presiden RI ke-7, Joko Widodo kepada Shin Tae-yong saat peluncuran di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta pada 25 Juli 2024 lalu.
Lantas, apa itu golden visa yang diberikan pada Shin Tae-yong?
Mengutip laman resmi Kemkumham, Golden Visa adalah visa yang diberikan pada investor sebagai dasar pemberian izin tinggal dalam jangka waktu 5 sampai 10 tahun untuk mendukung perekonomian nasional.
Menurut Pasal 184 Permenkumham Nomor 22 tahun 2023, Golden Visa merupakan pengelompokan terhadap visa tinggal terbatas, izin tinggal terbatas, izin tinggal tetap, dan izin masuk kembali untuk jangka waktu tertentu.
Dalam Pasal 185 ayat 1 juga disebutkan bahwa visa tinggal terbatas, izin tinggal terbatas, izin tinggal tetap, dan izin masuk kembali diberikan untuk melakukan kegiatan penanaman modal, penyatuan keluarga, rumah keluarga, dan repatriasi yang berlaku untuk jangka waktu 5 hingga 10 tahun.
Pemberian Golden Visa itu bertujuan untuk mendukung peningkatan perekonomian nasional di Indonesia melalui peran serta investor asing.
Untuk biaya, pemohon Golden Visa membayar Rp10 juta untuk masa tinggal 5 tahun dan Rp15 juta untuk masa tinggal 10 tahun. Sementara itu, visa tinggal terbatas Rp500.000.
Pemegang Golden Visa mendapatkan layanan prioritas di Kantor Imigrasi, kemudahan keluar dan masuk Indonesia, jalur pemeriksaan prioritas di tempat pemeriksaan Imigrasi yang telah ditetapkan, efisiensi karena tidak perlu mengurus ITAS ke Kantor Imigrasi, hingga akses jalur prioritas pelayanan keimigrasian di bandara internasional.
Shin Tae-yong mendapatkan Golden Visa karena masuk kategori global talent. Hal itu dikatakan oleh Yasonna Laoly ketika masih menjabat sebagai Menteri Hukum dan HAM.
Menurutnya, seleksi penerima Golden Visa dilakukan berdasarkan rekam jejak dan kredibilitasnya. Tak hanya itu, calon penerima juga dilihat jejak ada atau tidaknya pelanggaran hukum.
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Louis van Gaal, Sosok yang Segera Bertemu PSSI dan Kandidat Pengganti Shin Tae-yong
-
Kenapa Shin Tae-yong Dipecat PSSI? Erick Thohir Bongkar Masalah Internal: Dinamikanya Kompleks!
-
Shin Tae-yong Dipecat, Teuku Wisnu Mewek Unggah Foto Kenangan dengan Eks Pelatih Timnas Indonesia
-
Sosok Shin Jae-won, Anak Shin Tae-yong Ngamuk Ayahnya Dipecat PSSI: Kalian Bakal Menyesal!
-
Kini Suami Dipecat, Istri Shin Tae-yong Pernah Sebut Erick Thohir Kayak Manusia Bertubuh 10
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali