Suara.com - TikTok kembali dihebohkan dengan konten perburuan harta karun yang disebut Koin Jagat. Dari berbagai video yang beredar di media sosial, pencarian koin ini sepertinya diakomodir dengan aplikasi yang menunjukkan kisi-kisi letaknya. Tapi sebenarnya seperti apa bentuk Koin Jagat ini?
Banyak yang mengklaim bahwa Koin Jagat yang ditemukan nantinya dapat ditukar dengan uang tunai secara riil. Tak heran jika kemudian banyak orang mendedikasikan waktunya untuk perburuan ini, sehingga memperoleh hasil yang sepadan atas usaha yang dilakukan.
Apa Itu Koin Jagat?
Koin Jagat sendiri adalah permainan yang memadukan aplikasi dengan dunia nyata. Aplikasi yang digunakan bernama Jagat, dan menjadi platform utama dari seluruh permainan yang digunakan. Pemain dapat mengunduhnya, dan mengikuti titik lokasi yang ditampilkan di dalam peta.
Jika cukup cermat, petunjuk yang diberikan akan selalu mengarah pada satu titik yang spesifik. Meski tentu saja pemain tetap harus mencari letak persis koin yang disembunyikan karena tidak tampak secara kasat mata di lokasi yang mudah dilihat.
Seperti namanya, bentuk dari Koin Jagat adalah koin dengan ukuran diameter sekitar 10 cm, dengan motif unik yang melambangkan berbagai bangunan ikonik, disertai dengan kata-kata yang disematkan di dalamnya. Melihat dari berbagai konten, koin ini sepertinya benar-benar dipersiapkan dengan baik karena desainnya yang detail dan solid.
Cara Mencari Koin Jagat
Untuk pencarian sendiri dapat dilakukan dengan mengunduh aplikasi Jagat di Play Store atau App Store. Kemudian Anda dapat membuka aplikasi dan mengaktifkan Treasure Map yang ada di pojok kanan atas.
Anda akan melihat beberapa lokasi koin yang tersebar di peta. Anda dapat mengklik salah satunya, dan bergerak menuju lokasi tersebut. Setelah ditemukan Anda dapat memasukkan nomor seri eksklusif dan kode penukaran di bagian belakang koin untuk memperoleh bonus rupiah.
Petunjuk umumnya cukup mudah dipahami:
- Koin tidak ditanam di dalam tanah
- Koin tidak tenggelam di dalam air
- Koin tidak tersembunyi di balik batu bata atau tempat yang dipaksa untuk dibuka
- Koin tidak akan ditemukan pada area yang terlarang atau tidak diizinkan masuk
- Koin tidak diletakkan di atas atau di bawah properti pribadi
Kontroversi Koin Jagat
Meski disambut baik dengan banyaknya orang yang turut dalam perburuan, tapi tidak sedikit yang menganggap hal ini juga membawa dampak buruk. Kekhawatiran muncul karena adanya potensi terjadi kerumunan di area lokasi yang ditunjukkan di peta, hingga risiko kejahatan yang muncul karena perebutan ‘harta karun’ ini.
Baca Juga: Heboh Berburu Koin Jagat Berhadiah Uang, Bagaimana Cara Mainnya?
Itu tadi sedikit penjelasan yang dapat diberikan tentang bentuk Koin Jagat, dan sekilas tentang cara mencarinya. Semoga bermanfaat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali