Suara.com - Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili jatuh pada 29 Januari 2025. Salah satu ciri khas dalam perayaan imlek di tanah air adalah tampilnya tarian barongsai.
Pertunjukan tarian barongsai biasanya dimainkan dua orang. Satu orang berada di kepala dan satu orang lagi ke bagian ekor. Mereka meliuk-liuk menggunakan sarung menyerupai singa diiringi tabuhan musik.
Para pemain barongsai ini menggunakan celana yang motifnya sama dengan warna barongsai. Setiap pemain barongsai juga melingkarkan tali pada pinggangnya.
Para penonton yang menyukai atraksi barongsai akan memberikan angpao atau amplop merah berisi uang ke pemain barongsai. Gerakan singa yang memakan angpao ini dinamakan lay see.
Barongsai adalah kesenian yang berasal dari China. Mengenai asal usul barongsai, ada banyak versi yang beredar di masyarakat Tionghoa.
Irwan Abdullah, guru besar Antropologi Universitas Gadjah Mada, dalam Agama dan Kearifan Lokal dalam Tantangan Global dikutip dari website indonesiakaya.com, menyebut tarian barongsai berakar dari masa Dinasti Chin sekira abad ke-3 SM.
Tarian singa ini kemudian menjadi tradisi yang populer pada zaman Dinasti Nan-Bei, sekira tahun 420-589 Masehi. Tradisi ini dibawa ke Indonesia seiring migrasi besar-besaran dari Tiongkok sekira abad ke-17.
Menurut Irwan, secara bahasa, kata barongsai merupakan gabungan dari kata barong yang berasal dari Bahasa Jawa dan kata sai dari dialek Hokkian yang juga berarti singa.
Baca Juga: Warna Keberuntungan Imlek 2025 Masing-masing Shio, Tak Melulu Merah!
Dikutip dari website ciputra.ac.id, cerita populer tentang barongsai adalah cerita tentang monster yang menghancurkan hasil-hasil panen milik penduduk desa.
Lalu datang seorang biksu menjinakkan si monster dengan meletakan pita merah di sekitar tanduknya. Itulah mengapa masyarakat Tionghoa percaya barongsai menjadi penjaga dan pelindung desa dari bahaya.
Versi lain tentang asal usul barongsai tertulis di buku karangan Siow Ho Piew. Awalnya Raja Persia menghadiahkan singa kepada Kaisar Tiongkok pada dinasti Dang.
Sang Kaisar sangat menyayangi singa tersebut. Ini membuat rakyat menghormati dan percaya bahwa singa tersebut mampu mengusir roh jahat dan tolak bala.
Pada suatu waktu singa mati mendadak. Untuk menghibur kaisar, para guru silat, musik, dan senirupa saling bekerja sama dalam menciptakan bentuk singa yang beragam.
Pada Imlek dibuat tarian singa yang di mainkan oleh dua orang dengan iringan tambor, kenong, dan simbal. Tradisi itu berlangsung hingga saat ini.
Berita Terkait
-
Warna Keberuntungan Imlek 2025 Masing-masing Shio, Tak Melulu Merah!
-
35 Ucapan Imlek 2025 Bahasa Indonesia dan Mandarin, Bukan Gong Xi Fa Cai!
-
25 Ide Hampers Imlek Unik, Bukan Sekadar Bingkisan Biasa!
-
Kue Bulan Halal atau Tidak? Kupas Tuntas Makanan Khas Imlek yang Lezat
-
Punya Intuisi Tajam dan Kreatif, Begini Shio Ular Raih Kesuksesan di Tahun 2025
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Apakah Irwan Mussry Seorang Mualaf? Ini Agama Suami Maia Estianty
-
6 Sunscreen Moisturizer SPF 50 Sat Set untuk Busy Morning, Diperkaya Collagen dan Ceramide
-
Kisah Petani di Klaten Menghidupkan Kembali Tanah demi Bertahan dari Krisis Iklim
-
7 Lip Balm dengan SPF untuk Bibir Gelap dan Kering, Jadi Lembap Seharian
-
14 Mei Libur Apa? Ini Daftar Tanggal Merah dan Cuti Bulan Mei 2026
-
Sunscreen yang Bagus SPF Berapa? Ini Penjelasan Dokter dan 6 Rekomendasinya
-
Menjaga Sungai dari Hulu ke Hilir: Cerita Pusur Institute Ajak Anak Muda Rawat DAS Pusur di Klaten
-
3 Bedak High End yang Tahan Lama untuk Makeup Kondangan, Bikin Wajah Lebih Halus
-
Kapan Sidang Isbat Idul Adha 2026? Ini Jadwal Resminya
-
Meniatkan Kurban Satu Ekor Kambing untuk Satu Keluarga, Bolehkah?