1. Kurang Produktif dan Berisiko Ketinggalan Pelajaran
Sebagian besar testimoni dari warganet mengungkapkan kekhawatiran terhadap dampak libur panjang terhadap pendidikan siswa. Dengan libur satu bulan, mereka berisiko kehilangan banyak materi pelajaran, yang nantinya harus dikejar setelah liburan selesai.
Beberapa orang juga merasa khawatir bahwa libur sebulan penuh akan menyebabkan siswa menjadi malas belajar dan kurang produktif. Ada pula yang berpendapat bahwa kegiatan agama tidak harus mengorbankan kegiatan belajar formal, karena ibadah seperti tadarus dan ceramah bisa dilakukan setelah sekolah atau di waktu luang.
2. Menurunkan Semangat Belajar
Testimoni lain menekankan potensi risiko kemalasan di kalangan siswa. Bagi sebagian orang, libur panjang justru bisa menyebabkan siswa menghabiskan waktu dengan bermain game atau bersantai tanpa tujuan yang jelas. Ditambah dengan keterbatasan aktivitas sosial di rumah, hal ini bisa menurunkan semangat belajar dan mengurangi efektivitas pendidikan.
3. Pengaruh terhadap Kurikulum
Kekhawatiran lainnya adalah terkait kurikulum yang bisa terganggu akibat libur panjang ini. Waktu belajar yang berkurang akan memaksa para guru dan siswa untuk mengejar materi yang tertinggal, yang bisa berujung pada stres dan kesulitan dalam memahami pelajaran.
Sebagian orang merasa bahwa solusi terbaik adalah menyesuaikan jadwal sekolah dengan mengurangi jam belajar, atau mengadakan kelas yang lebih fleksibel dengan fokus pada kegiatan berbasis agama tanpa menghentikan sepenuhnya proses pendidikan formal.
Lantas, Bagaimana Solusinya?
Beberapa pihak menyarankan agar pemerintah mempertimbangkan kebijakan yang lebih fleksibel, seperti mengurangi jumlah hari sekolah selama Ramadan atau hanya meliburkan dua minggu terakhir.
Hal ini dinilai lebih efektif dalam menjaga keseimbangan antara ibadah dan pendidikan. Selain itu, ada yang mengusulkan agar kegiatan keagamaan dilakukan secara terstruktur, seperti kelas pengajian atau diskusi agama, yang tetap memberikan suasana Ramadan tanpa mengganggu kurikulum.
Di beberapa negara dengan mayoritas Muslim, seperti Arab Saudi, sekolah-sekolah juga diliburkan selama bulan Ramadan. Namun, mereka mengganti waktu belajar yang hilang dengan memperpanjang waktu belajar di bulan-bulan lain, sehingga materi pelajaran tetap tercapai tanpa mempengaruhi kualitas pendidikan.
Demikianlah informasi terkait testimoni libur sekolah Ramadan sebulan.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
4 Serum Lokal untuk Atasi Kulit Kendur, Wajah Jadi Lebih Muda
-
Apakah Boleh Memakai Lipstik di Pipi? Ini 4 Rekomendasi Produk yang Aman dan Multifungsi
-
Megah! Mal Ini Disulap Jadi Taman Bunga Raksasa Sambut Imlek 2026, Intip Dekorasi Cantiknya
-
7 Bedak Paling Laris di Shopee, Cocok untuk Tutupi Flek Hitam dan Kerutan
-
Apakah Boleh Bayar Utang Puasa Ramadan setelah Nisfu Syaban? Simak Penjelasannya
-
Terpopuler: Teka-teki Ayah Ressa Anak Denada hingga Lipstik untuk Usia 60 Tahun
-
7 Rekomendasi Produk Skincare Yang Bantu Atasi Bopeng di Wajah
-
Membangun Kebiasaan Hidup Sehat Sejak Dini Lewat Peran Guru dan Komunitas Sekolah
-
5 Pilihan Investasi untuk Ibu Rumah Tangga dengan Modal Receh
-
5 Produk Eksfoliasi Mandelic Acid untuk Atasi Flek Hitam, Cocok untuk Kulit Sensitif