Suara.com - Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mendadak jadi sorotan publik setelah laporan kekayaannya muncul di Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Pasalnya, menteri berusia 54 tahun ini memiliki total kekayaan mencapai Rp5,4 triliun dan tidak memiliki catatan utang.
Jenis harta yang paling banyak dimiliki adalah berupa surat berharga sebesar Rp5 triliun, sisanya terbagi atas transportasi, aset tanah dan bangunan, hingga harta bergerak lainnya.
Dengan nominal tersebut, Widiyanti Putri terbilang sebagai menteri terkaya di kabinet pemerintahan Presiden Prabowo Subianto saat ini.
Sejak awal kemunculannya, Widiyanti Putri memang cukup memikat publik karena penampilannya yang sangat elegan dan mewah, termasuk dari barang bawaannya seperti tas sehingga sering disebut sebagai gaya ‘old money’.
Pantas saja, Widiyanti Putri merupakan seorang anak dari konglomerat ternama Wiwoho Basuki Tjokronegoro, pendiri Teladan Group.
Teladan Group sendiri merupakan perusahaan ternama yang aktif di berbagai sektor, termasuk agribisnis dan pertambangan.
Kemudian, Widiyanti Putri juga tercatat sebagai mantan direktur utama PT Indika Energy Tbk (INDY), salah satu perusahaan energi terbesar di Indonesia.
Selama lebih dari 30 tahun, Widiyanti memiliki karier yang cukup gemilang di sektor bisnis dan filantropi sehingga menjadikannya sebagai sosok pengusaha sukses.
Baca Juga: Apa Pekerjaan Wisnu Wardhana? Suami Menteri Widiyanti Putri yang Hartanya Tembus Rp5,4 Triliun
Di sisi, lain kabar munculnya total kekayaan Widiyanti Putri tersebut membuat warganet membandingkan dengan wakilnya, Ni Luh Puspa.
Harta Kekayaan Ni Luh Puspa di LHKPN
Wakil Menteri Pariwisata Ni Luh Puspa diketahui memiliki total kekayaan Rp1 miliar di LHKPN. Harta tersebut dilaporkan ke KPK pada perodik 6 November 2024.
Adapun separuh dari total kekayaan tersebut terdiri dari tanah dan bangunan yang berada di wilayah Bekasi senilai Rp500 juta.
Sisanya, terbagi atas alat transportasi Rp250 juta dan kas setara kas Rp250 jutaa. Ni Luh Puspa juga tidak memiliki utang.
Jumlah kekayaan tersebut disorot publik karena dianggap sangat jomplang dengan Menteri Pariwisata yang mencapai Rp5,4 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Bukan Cuma Jualan Dawet, Cerita Siti Aminah Bikin Usaha Tradisional Tetap Laris
-
Mengintip EIGER Nature, Wajah Baru Ekowisata Bogor yang Buka September 2026
-
Kata Warga, Pedagang hingga Ojol soal Demo Mahasiswa Digelar di Bundaran HI
-
Bukan Sekadar Bikin Citra, Ini Cara PR Membangun Kepercayaan di Era AI
-
Mendagri Apresiasi Posko Sikka, Dirjen Bina Adwil Dorong Percepatan Pendataan Pascagempa Maumere
-
Gudang Solar Subsidi 5.350 Liter di Palembang Ternyata Beroperasi di Balik Bengkel Las
-
Bawa Produk Lokal Tembus Pasar Internasional, BRI Fasilitasi UMKM di GMBPF 2026
-
5.990 PPPK di Sumsel Masih Menunggu Kepastian, Harapan Jadi Penuh Waktu Tergantung Anggaran
-
Promo Mr. DIY, Dapatkan Cashback 45 Persen dengan QRIS BRImo
-
Indonesia Bisa Tiru! Begini Cara Pemkot Seoul Hadapi Gelombang Panas yang Mematikan