Suara.com - Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengunggah momen pertemuan dengan Emil Salim di akun Instagram miliknya.
Dalam unggahannya dia menuliskan tujuan mengunjungi Emil Salim dalam rangka silaturahmi. "Silaturahmi ke kediaman Prof. H. Emil Salim, Kuningan, Jakarta, Rabu (22/01/2025)," tulis Prabowo dikutip.
Pada kesempatan tersebut Prabowo tampak penuh hormat dan bersalaman dengan Emil Salim. Seperti terlihat dalam foto yang dibagikan Tim Media Presiden Prabowo. Ketua Umum Partai Gerindra itu membungkukkan badan saat bersalaman dengan mantan Menteri Negara Pengawasan Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PPLH) itu.
“Mustinya saya ke depan,” kata Emil, yang sebenarnya ingin menyambut Prabowo di depan kediamannya.
"Gak, gak gak. Luar biasa Pak Emil. Minta maaf saya baru datang sekarang ini," kata Prabowo.
Masih di pertemuan tersebut, Prabowo dengan seksama mendengarkan dan menuliskan catatan yang disampaikan Emil Salim.
Profil dan Biodata Emil Salim
Pria kelahiran Lahat, Sumatra Selatan, 8 Juni 1930 itu dikenal sebagai seorang ekonom. Dia juga sangat peduli dengan lingkungan.
Mengutip dari laman Dana Mitra Lingkungan, Emil tumbuh di keluarga yang mementingkan pendidikan. Ayahnya, Muhammad Salim merupakan seorang pengacara dan aktivis. Sedangkan ibunya, Hamidah adalah ibu rumah tangga.
Baca Juga: Hari Pertemuan Prabowo-Megawati Sedang Diatur Mensesneg Prasetyo Hadi
Tidak banyak informasi mengenai masa kecil hingga remaja Emil Salim. Namun, dia diketahui sempat menempuh pendidikan di SMAN 1 Bogor, Jawa Barat hingga lulus.
Lulus SMA, Emil masuk Universitas Indonesia dengan mengambil jurusan Ekonomi. Dia kemudian melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di University of California, Berkeley, Amerika Serikat dengan mengambil jurusan yang sama.
Emil diketahui sangat konsen di bidang ekonomi lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
Semangat itu yang dibawanya ketika kembali ke Tanah Air, usai menyelesaikan pendidikan di luar negeri.
Karier Emil Salim terbilang cukup moncer selepas pulang ke Tanah Air. Dia pernah ditunjuk masuk dalam tim Penasihat Ekonomi Presiden pada 1966. Pernah juga dipercaya menjadi Tim Penasihat Menteri Tenaga Kerja dan Anggota Tim Teknis Badan Stabilitas Ekonomi di tahun berikutnya.
Kemudian menjadi Deputi Ketua Bappenas dan pernah juga diminta mengajar di Seskoad dan Seskoal.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi