Suara.com - Musim hujan menjadi tantangan bagi banyak orang yang mencuci pakaian serta menjaga pakaian cepat kering, tetap bersih, dan wangi. Kelembapan udara yang tinggi dapat memperlambat proses pengeringan dan menyebabkan bau tidak sedap.
Untuk membantu mengatasi masalah ini, berikut adalah beberapa tips praktis agar pakaian Anda cepat kering dan tidak bau apek meski di tengah musim hujan.
Pakai Detergen Anti Bau Secukupnya
Gunakan detergen yang diformulasikan untuk menghilangkan bau dan membunuh bakteri. Tambahkan pelembut pakaian yang memiliki aroma segar untuk menjaga pakaian tetap wangi. Namun, jangan menggunakan deterjen berlebih karena justru bisa meninggalkan residu yang sulit dibilas. Residu ini kemudian mengundang bakteri dan jamur, apalagi saat pakaian tidak kering sempurna. Sebaiknya gunakan deterjen secukupnya sesuai dengan takaran yang dianjurkan.
Jangan Biarkan Pakaian Terendam Lama
Meskipun merendam pakaian sangat bagus untuk menghilangkan noda dan bau yang sangat membandel, Anda hanya boleh merendam pakaian selama 30 menit hingga satu jam untuk menghilangkan kotoran. Merendam kain tertentu terlalu lama hanya akan merusak seratnya. Coba gunakan cuka dan soda kue sebagai gantinya. Keduanya telah dikenal untuk melawan noda dan bau yang membandel.
Peras atau Gunakan Mesin Pengering
Pastikan pakaian diperas dengan maksimal untuk mengurangi kadar air. Jika memiliki mesin cuci dengan fitur pengering (spin dry), gunakan pengaturan putaran tinggi agar pakaian lebih cepat kering. Mesin pengering mampu mengeringkan baju hingga 90%, sehingga Anda hanya perlu menjemur sebentar di dalam ruangan. Pisahkan pakaian berbahan tebal agar proses pengeringan lebih efektif.
Gunakan Alat Elektronik Lain
Baca Juga: Solusi Sempurna untuk Membersihkan Mesin Cuci Anda! Tidak Perlu Mahal!
Jika tidak ada sinar matahari, cara terakhir yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengeringkan pakaian menggunakan bantuan alat elektronik lain seperti jemur di bawah AC, kipas angin, dehumidifier, atau hair dryer. Jika sudah kering, langsung setrika pakaian dan jangan menumpuknya. Pakaian yang ditumpuk begitu saja bisa menyebabkan bau apek.
Jemur di Tempat yang Banyak Angin
Jika tidak bisa di luar rumah, pilih ruangan yang memiliki ventilasi atau sirkulasi udara yang baik. Pasang kipas angin mengarah ke pakaian untuk membantu proses pengeringan. Selain itu, Anda juga bisa menjemurnya di ruangan yang punya lampu atau penerangan memadai.
Di musim penghujan ini, Anda tidak perlu lagi khawatir akan cucian baju yang menumpuk dan tidak kering. Toshiba Indonesia memiliki produk inovatif dalam lini peralatan rumah tangga yakni Mesin Cuci Front Loading dengan Pengering berkapasitas 10,5 kg, yakni TWD-T25BZU115MWN(MG).
Mesin cuci inovatif ini menawarkan fungsi 2-in-1 yang lengkap, menggabungkan mesin cuci dan pengering dalam satu perangkat.
Dengan teknologi ini, Anda tidak perlu lagi memindahkan pakaian ke mesin pengering terpisah, sehingga lebih praktis dan efisien. Hasil pengeringannya pun optimal hingga 100%, bahkan saat musim hujan.
Berita Terkait
-
Gibran Punya 24 Perusahaan dalam 10 Tahun, Publik: Bisnis Mesin Cuci?
-
Mesin Cuci Front Loading vs Top Loading: Apa Saja Kelebihan dan Kekurangannya?
-
Tips Cerdas Mencuci Pakaian dengan Mesin Cuci: Hemat Waktu, Hasil Bersih Sempurna
-
Diboyong dari IFA 2024, WM AI DD 2.0, Mesin Cuci Kapasitas Besar Berbodi Kompak dan Banyak Kepintaran
-
Sharp Luncurkan Rangkaian Mesin Cuci Front Loading, Ini Fitur-fitur Canggihnya
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?