Suara.com - Sosok Nurhayati Subakat belakangan menuai perhatian publik. Pasalnya ia menjadi salah satu pemilik raksasa skincare dan kosmetik tanpa embel-embel suka flexing atau pamer.
Diketahui Nurhayati Subakat merupakan pendiri PT Paragon Technology and Innovation yang menaungi belasan produk skincare hingga kosmetik Tanah Air. Paragon sendiri menaungi beberapa merek terkenal, mulai dari Wardah, Kahf, Makeover, Labore, dan lain sebagainya.
Tapi sebelum menciptakan belasan merek tersebut, Nurhayati Subakat lebih dulu berjuang dengan brand pertama miliknya. Kira-kira, apa ya brand pertama Nurhayati Subakat?
Kisah Nurhayati dan Produk Pertamanya
Nurhayati yang merupakan sarjana Farmasi dari Institut Teknologi Bandung (ITB) mulanya bekerja sebagai apoteker di sebuah rumah sakit di Bandung. Sayangnya pekerjaan itu tak bertahan lama lantaran ia pindah ke Jakarta usai menikah dengan suaminya.
Usai hijrah ke Jakarta, Nurhayati kemudian diterima di perusahaan kosmetik multinasional sebagai apoteker. Meski sudah mendapatkan gaji menjanjikan, Nurhayati akhirnya keluar dari pekerjaannya usai punya anak.
Pada tahun 1985, Nurhayati memberanikan diri membuka usaha kosmetik dengan nama PT Pustaka Tradisi Ibu. Punya pengalaman di dunia kosmetik hingga berkuliah di bidang farmasi, Nurhayati pertama kali meluncurkan produk perawatan rambut bernama Putri. Ya, jadi produk pertama Nurhayati Subakat adalah Putri.
Putri sendiri adalah produk perawatan rambut untuk salon profesional. Produk ini cukup mendapatkan respons positif dari para konsumennya.
Sayangnya pada tahun 1990, pabrik dan kantor PT Pusaka Tradisi Ibu terbakar dan dililit hutang. Kendati demikian, Nurhayati tak menyerah dan mengajukan kredit di bank demi meneruskan usahanya.
Kemudian pada tahun 1995, Wardah lahir sebagai pelopor kosmetik halal di Indonesia. Meski sempat terdampak krisis 1998, bisnis milik Nurhayati masih bertahan hingga tahun 2010, produk MAKE OVER lahir.
Pada tahun 2011, PT Pustaka Tradisi Ibu berganti nama menjadi PT Paragon Technology and Innovation. Lalu, pada tahun 2014 produk Emina diluncurkan. Produk-produk lain yang kemudian dilahirkan Paragon antara lain, seperti Kahf, Crystallyr, Instaperfect Labore, Biodef, Tavi, Wonderly, OMG, Beyondly, Earth Love Live, dan Labore.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Bolehkah Kurban 1 Ekor Kambing untuk Satu Keluarga? Begini Hukumnya dalam Islam
-
5 Parfum Lokal yang Wanginya Awet Nempel di Baju meski Sudah Dicuci
-
Di Tengah Tantangan Industri Herbal, Produk Lokal Mulai Perluas Pasar hingga Internasional
-
5 Lip Cream Lokal Alternatif Tom Ford Liquid Lip Luxe Matte: Transferproof, Awet hingga 14 Jam
-
Ferdy Sambo Kuliah S2 Dimana? Masih Jalani Hukuman di Lapas Dapat Beasiswa Magister
-
6 Basic Skincare Malam untuk Pemula, Simpel tapi Penting untuk Menjaga Kulit Tetap Sehat
-
Bedak Sudah Mengandung SPF, Perlukah Pakai Sunscreen?
-
Mengenal Lululemon, Tas Premium yang Dicuri di Bandara Soetta sampai Rugi Miliaran
-
4 Sunscreen Lokal Alternatif La Roche Posay Anthelios UVMune 400, Murah dan Anti White Cast
-
1 Dzulhijjah 2026 Jatuh Tanggal Berapa? Ini Jadwal Sidang Isbat Penentuannya