Industri fast fashion seringkali menggunakan kulit hewan seperti ular, buaya, dan macan untuk membuat produk-produk mewah. Permintaan yang tinggi terhadap produk-produk berbahan kulit hewan ini mendorong perburuan liar dan perdagangan ilegal satwa liar. Hal ini mengancam kelangsungan hidup berbagai spesies hewan dan menyebabkan penurunan populasi mereka di alam liar.
4. Penggunaan Zat Kimia Berbahaya
Proses pengolahan kulit hewan menjadi bahan baku untuk produk fashion melibatkan penggunaan berbagai macam zat kimia berbahaya. Zat-zat kimia ini tidak hanya berdampak buruk bagi lingkungan, tetapi juga dapat membahayakan kesehatan hewan dan manusia.
5. Dorong Sifat Konsumtif Manusia
Fast fashion mendorong gaya hidup konsumtif yang tidak berkelanjutan. Konsumen cenderung lebih mementingkan kuantitas daripada kualitas, sehingga menghasilkan tumpukan pakaian yang tidak terpakai di lemari.
Hal tersebut terjadi karena fast fashion menciptakan siklus di mana konsumen terus membeli pakaian baru untuk mengikuti tren terbaru. Hal ini menyebabkan pakaian yang masih layak pakai justru dibuang dan digantikan dengan yang baru. Siklus ini tidak hanya merugikan lingkungan, tetapi juga dompet konsumen.
Kontributor : Trias Rohmadoni
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Ketika Arsitektur, Alam dan Teknologi Bertemu, Inilah Wajah Baru Tropical Living di Bali
-
Gelar JAKI & Fellowship Cities Forum 2026, Pemprov DKI Dorong Transformasi Digital Pemerintahan
-
BRI Jadi 'Bank Nomor 1' di Indonesia Versi Fortune
-
TPS Ilegal Cilincing Ditindak, Pemprov DKI Janji Ekonomi Warga Tetap Jalan
-
Perjuangan Marselino Ferdinan Dimulai, Operasi Lutut Langkah Pertama Comeback ke Timnas Indonesia
-
MotoGP Mandalika 2026: ITDC Siapkan 130 Shuttle Bus untuk Penonton
-
Merayakan Kemerdekaan?
-
Sifat dan Karakter Shio Kerbau Pria dan Wanita
-
Pembangunan Jangan Cuma Kejar Ekonomi! Pastikan Rakyat di Pelosok Tidak Merasa Jauh dari Negara
-
DJ Wanita Diduga Dilecehkan dan Dianiaya di Jaksel, Polisi Naikkan Kasus ke Penyidikan