Suara.com - Seorang warga Tangerang berhasil mencuri perhatian masyarakat usai dirinya dengan berani dan lantang menyuarakan apa yang menjadi kegelisahannya terkait langkanya gas elpiji 3 kg.
Hal ini terjadi pada momen saat Menteri ESDM Bahlil Lahadalia tengah melakukan peninjauan di Pangkalan Gas LPG 3 kg Budi Setiawan di Jalan Palem Raya, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten pada Selasa (04/02/2025).
Warga Tangerang yang berani dan tegas menyuarakan pendapatnya itu diketahui bernama Pak Effendi. Meski dengan suara agak bergetar, apa yang ia sampaikan dianggap berhasil mewakili masyarakat yang juga resah dengan kelangkaan gas Elpiji 3 kg.
Video ketika Pak Effendi tengah menyuarakan pendapatnya saat diwawancarai salah satu stasiun televisi ini diunggah ulang oleh salah satu pengguna X, @zoelfick pada Rabu (05/02/2025) kemarin.
"Sebenar-benar wakil rakyat adalah orang seperti Pak Effendi ini. Beliau benar-benar bersuara sesuai apa yang dirasakan sesama rakyat. Satu lagi, beliau menyuarakan kegelisahan rakyat tanpa perlu dibayar negara," ujar cuitan yang menyertai video tersebut.
Pak Effendi mengatakan bahwa ia sudah kesulitan mendapatkan gas Elpiji 3 kg tersebut sejak dua minggu terakhir. Ia juga menanyakan bagaimana cara pemerintah memperhitungkan hal tersebut.
"Bagaimana ceritanya gas 3 kg ini dihilangkan? Kalau memang dari pusatnya Rp17.500 lalu di pengecernya Rp20.000, harusnya pemerintah memperhitungkannya," ungkap Pak Effendi.
Ia juga menyampaikan keluh kesah serta kesulitan yang ia hadapi dengan situasi sekarang.
"Dapur kami harus ngebul. Kami jualan harus jalan. Jangan ganggu kemiskinan kami," ujarnya lebih lanjut dengan nada suara yang nyaris putus asa.
Baca Juga: Komentari Kisruh Gas Melon, Komeng Dianggap Tak Bisa Bedakan Kapan Bercanda dan Serius
Tak hanya sampai di situ, kelangkaan gas Elpiji 3 kg membuat para warga sampai harus antre panjang demi mendapatkan benda berwarna hijau melon yang sangat dibutuhkan tersebut.
"Saya sekarang lagi masak pak, saya tinggal demi antre gas doang. Bukan masalah ambil gasnya, anak kami lapar pak, butuh makan, butuh kehidupan pak, logikanya jalan dong pak," ungkapnya.
Itulah sosok Pak Effendi, warga Tangerang yang sampaikan keluh kesah yang dianggap berhasil mewakili isi hati rakyat di hadapan para wakil rakyat.
Sebagai tambahan informasi, sejak beberapa waktu yang lalu pemerintah memang tidak memperbolehkan pengecer untuk menjual LPG 3 kg lagi tepatnya sejak 1 Februari 2025 yang lalu. Tiga hari berselang, kini pemerintah sudah kembali mengizinkan pengecer untuk menjual gas Elpiji 3 kg dengan skema dijadikan sub-pangkalan sejak Selasa (04/02/2025).
Kontributor : Rizky Melinda
Berita Terkait
-
Cuitan Lawas Kiky Saputri Viral Lagi di Tengah Kisruh LPG 3 Kg, Kini Dicibir Tak Napak Tanah
-
Komentari Kisruh Gas Melon, Komeng Dianggap Tak Bisa Bedakan Kapan Bercanda dan Serius
-
Idrus Marham Pasang Badan, Sebut Kebijakan Bahlil Larang Pengecer Jual Gas Melon Agar Tepat Sasaran
-
Bahlil Dinilai Salah Kaprah Larang Pengecer Jual Gas Melon, Pengamat: Layak Direshuffle
-
Bahlil Lahadalia Diminta Pakai Logika, Kris Dayanti Dukung Warga Protes Keras Soal Gas Elpiji 3 Kg: Salam Hormat Saya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Dari Rumah Hingga ke Sekolah, Bagaimana Strategi River Ranger Jakarta Bangun Gerakan Minim Sampah
-
Contoh Surat Sehat Jasmani dan Rohani untuk Daftar Manajer Kopdes Merah Putih, Jangan Sampai Salah
-
Harga Plastik Naik Drastis, Ini 7 Pengganti Kantong Plastik Cocok untuk Pedagang
-
Syekh Ahmad Al Misry Orang Mana? Pendakwah Kondang yang Terseret Kasus Pelecehan Sesama Jenis
-
Link Rekrutmen Manajer Koperasi Merah Putih: Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar
-
Prediksi El Nino 2026 Bikin Suhu Panas Ekstrem, Lindungi Kulitmu dengan 5 Skincare Andalan Ini!
-
5 Fakta Kasus Pelecehan Sesama Jenis Syekh Ahmad Al Misry: Catut Nama Nabi dan Imam Syafi'i
-
Room Art Fair 2026: Saat Kamar Hotel Disulap Jadi Instalasi Ruang Pamer Seni Kontemporer
-
Tarif Listrik per kWh Berapa? Ini Rincian Terbaru Resmi dari PLN
-
Kekayaan Hery Susanto versi LHKPN, Ketua Ombudsman yang Jadi Tersangka Korupsi