Suara.com - Awal tahun selalu menjadi momen yang menarik untuk mengamati tren belanja, tak terkecuali belanja online. Di tahun 2025 ini, beberapa tren menarik muncul dan diprediksi akan terus berkembang sepanjang tahun, salah satunya adalah produk olahraga.
Menurut Aditia Grasio Nelwan, Head of Communications Tokopedia and TikTok E-commerce, data internal Tokopedia di awal tahun 2025 mengungkapkan bahwa produk hiking dan camping, sepeda, dan aksesoris olahraga, tercatat sebagai produk kategori olahraga paling populer.
Di sisi lain, ShopTokopedia mencatat, produk tummy trimmer (alat olahraga untuk mengencangkan otot perut), celana olahraga, dan lampu darurat camping tercatat sebagai produk kategori olahraga yang paling laris pada awal tahun 2025.
Beberapa wilayah seperti Bandung Barat, Bandar Lampung, Karawang, Surabaya, dan Denpasar, tercatat sebagai wilayah dengan penjualan tertinggi di kategori olahraga di Tokopedia pada awal tahun 2025.
Sementara di ShopTokopedia, Sumatra Selatan, Jambi, Bangka Belitung, Maluku Utara, dan Banten tercatat sebagai wilayah dengan penjualan tertinggi di kategori olahraga pada awal tahun 2025.
Peningkatan popularitas produk olahraga di e-commerce menandai perubahan tren belanja online masyarakat yang semakin peduli terhadap kesehatan dan kebugaran.
Selain pengalaman pandemi yang meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebugaran, peningkatan popularitas produk olahraga ini juga terjadi berkat tawaran kemudahan dan kepraktisan dalam berbelanja online.
Tren belanja online produk olahraga ini membuka peluang besar bagi UMKM lokal, di mana mereka dapat memanfaatkan platform e-commerce untuk menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan penjualan.
Salah satu brand lokal yang merasakan dampak dari peningkatan popularitas produk olahraga ini adalah Antarestar. Sang pemilik, Faiz Daffa, saat ditemui di Sentul, Jawa Barat pada Kamis (6/2/2025), mengatakan berkat rutin mengikuti kampanye dan promo yang diselenggarakan e-commerce, brand-nya berhasil meningkatkan penjualan hingga 300%.
Di sisi lain, berkat aktif memanfaatkan kampanye Beli Lokal di Tokopedia, penjualan Antarestar juga melonjak hingga 40%.
Baca Juga: Riset: Orang Indonesia Mulai Pakai Chatbot AI saat Belanja Online
Dikatakan Aditia, peningkatan tren belanja online ini juga menciptakan profesi baru, yaitu kreator affiliate, yang dapat memperoleh penghasilan melalui promosi produk dari jutaan penjual.
Hingga Desember 2023, lebih dari 8 juta kreator telah mendapatkan penghasilan dari TikTok. Dan kehadiran profesi konten kreator sekaligus creator affiliate ini juga turut mendukung jutaan penjual di Tokopedia dan ShopTokopedia sehingga bisa memperluas pasar dan meningkatkan penjualan lewat ekosistem kolaboratif bersama TikTok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi