Suara.com - Di tengah sulitnya warga Indonesia kelas menengah ke bawah untuk mendapatkan gas, siapa sangka jika negara Turkmenistan bisa mendapatkannya secara cuma-cuma selama 24 tahun ketika berada di bawah pimpinan Saparmurat Niyazov.
Kebijakan gas gratis dari Saparmurat Niyazov ini diterapkan sejak tahun 1993 sampai 2017. Uniknya, kebijakan ini bahkan sempat bertahan selama beberapa tahun setelah Niyazov meninggal dunia.
Tak hanya gas, Niyazov juga menggratiskan 35 kilowatt-hour (kwh) listrik, 50 meter kubik gas alam per bulan, serta 250 liter air per hari.
Saparmurat Niyazov meninggal dunia pada 21 Desember 2006. Kepemimpinannya itu kemudian dilanjutkan oleh Gurbanguly Berdymukhamedov yang perlahan mengurangi subsidi dan memberlakukan biaya listrik, air, serta gas. Langkah ini diambil Berdymukhamedov karena Turkmenistan menghadapi krisis ekonomi.
Meski tak lagi berlaku, tak ada salahnya jika kita kembali mengingat Saparmurat Niyazov yang sempat menggratiskan gas bagi rakyatnya.
Profil Saparmurat Niyazov
Saparmurat Atayevich Niyazov adalah Presiden Turkmenistan pertama setelah negara ini merdeka dari Uni Soviet. Ia memimpin Turkmenistan sejak tahun 1991 sampai meninggal dunia.
Dibalik kebaikannya memberikan gas gratis, Niyazov dikenal sebagai presiden yang narsis. Salah satu buktinya, ia sempat membuat patung emas dirinya dan meletakkannya di berbagai penjuru negeri. Pria kelahiran Gypjak ini juga sempat mengganti nama bulan Januari dengan namanya.
Tak sampai di situ, Saparmurat Niyazov mengganti bulan April dengan nama ibunya dan bulan Mei dengan nama ayahnya. Nama Niyazov sendiri banyak digunakan untuk menamai pelabuhan, tanah peternakan, unit militer, hingga meteorit.
Baca Juga: Pemprov Akan Larang Warga Non-DKI Beli Gas LPG 3 Kg di Jakarta, Bakal Dicek Lewat QR Code
Selama berkuasa, Niyazov juga membuat negaranya menjadi bekas jajahan Soviet yang paling opresif. Ia bahkan mengaran buku Rukhnama yang berisi tentang kewajiban anak-anak mengucapkan janji kesetiaan padanya.
Niyazov juga dengan beraninya menjebloskan semua lawan politiknya ke pengasingan, melarang kebebasan media, dan memerintah tanpa musuh.
Lantaran populasi Turkmenistan kala itu cukup sedikit, mayoritas penduduk di sana memang mematuhi kultus pemimpinnya. Gaya kepemimpinannya mungkin sedikit mengingatkan pada Kim Il-sung dan Kim Jong il.
Pada tahun 1997, Niyazov menjalani operasi jantung di Jerman. Akan tetapi, ia baru mengakui penyakit ini ke publik pada bulan November 2006, sekitar satu bulan sebelum tutup usia.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
-
Pemprov Akan Larang Warga Non-DKI Beli Gas LPG 3 Kg di Jakarta, Bakal Dicek Lewat QR Code
-
Gas Melon Picu Perang Dingin Gerindra-Golkar? Rocky Gerung Bongkar Potensi Keretakan Kabinet Prabowo
-
Namibia Berduka, Presiden Pertama Sam Nujoma Tutup Usia
-
Erdogan: Tidak Ada yang Bisa Mengusir Warga Gaza dari Tanahnya!
-
Viral Pria Pakai Koper Kaleng Kerupuk dan Tas Gas Elpiji 3 Kilogram di Bandara
Terpopuler
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Profil Ahmad Bahar, Penulis 'Gibran The Next President' yang Rumahnya Digeruduk GRIB Jaya
- 4 HP RAM 12 GB Memori Besar Harga Rp2 Jutaan, Gaming dan Edit Video Lancar Jaya
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
5 Sepeda Lipat Terbaik Harga Rp1 Jutaan, Praktis Buat Gowes dan Awet
-
5 Sunscreen untuk Lindungi Kulit dari Radiasi Layar Gadget, Dilengkapi Blue Light Protection
-
Apa Hukumnya Kurban tapi Belum Akikah? Simak Penjelasannya agar Tak Keliru
-
Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 Apakah Libur Nasional?
-
Lewat Festival Storytelling, Cerita Rakyat Kembali Digaungkan untuk Generasi Muda
-
Feng Shui Pintu Depan Rumah, Ini 7 Tips Menatanya agar Menarik Rezeki
-
Raffi Ahmad Sudah Haji Berapa Kali? Tahun Ini Berangkat Lagi tanpa Istri
-
Berapa Lama Ketahanan Body Mist? Ini Cara Pakainya agar Wanginya Awet
-
Ramalan Keuangan Zodiak 21 Mei 2026: Gemini hingga Leo Bakal Banjir Cuan
-
Jangan Asal, Ini Cara Mencuci Baju di Mesin Cuci agar Tidak Melar