Suara.com - Anies Baswedan ikut menanggapi soal makna mencintai Indonesia di masa sulit. Hal ini terkait dengan munculnya tren Kabur Aja Dulu di media sosial.
Diketahui, belakangan viral tagar Kabur Aja Dulu yang merujuk sebagai ajakan pergi ke luar negeri demi hidup yang lebih baik.
"Akhir-akhir ini banyak yang tanya bagaimana mencintai Indonesia. Cinta Indonesia kan bukan sekadar rasa bangga saat negara sedang baik-baik saja. Justru cinta diuji ketika negara sedang menghadapi banyak tantangan," ujar Anies Baswedan dikutip dari akun Instagram miliknya, Jumat (14/2/2025).
"Wajar jika terkadang merasa lelah, perjuangan tanpa istirahat itu berusaha berat seperti bertepuk sebelah tangan. Sudah berusaha untuk mencintai, tapi rasanya seperti tidak ada balasan," imbuhnya.
Lebih lanjut Anies menyebutkan, jika terasa berat sesekali boleh istirahat namun tidak untuk menyerah. Mantan Gubernur DKI Jakarta itu menyebut mencintai Indonesia memang butuh kesabaran lantaran banyaknya tantangan.
"Apalagi cinta Indonesia memang butuh kesabaran butuh ketabahan," paparnya.
Soal kabur ke luar negeri, Anies menyebut mencintai Indonesia bisa dari mana saja asal tetap berkontribusi memberi manfaat.
"Jadi nasionalisme bukan soal di mana kita tingga tapi memberi manfaat ke negeri sekecil apa pun. Jadi yang mau ke luar negeri untuk kebutuhan diri, untuk alasan keluarga itu sah saja," ujar Anies.
"Tapi tidak semua punya kesempatan ke luar negeri, bagi yang bekesempatan gunakan sebaiknya tetap kentribusi. Bagi yang ada di indonesia kita saling dukung saling jaga satu sama lain tantangan apa pun kita hadapi bersama," tandasnya.
Baca Juga: Harga Rumah Anies Baswedan, Blak-blakan Sengaja Tak Pasang Pagar demi Tetangga
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
HUT RI ke-81, Tradisi Panjat Pinang Kembali Meriahkan Kalimalang
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?