Suara.com - Tak sedikit pihak yang menentang pengangkatan Deddy Corbuzier sebagai Staf Khusus Menteri Pertahanan (Srafsus Menhan).
Sosok mantan pesulap tersebut sontak menjawab pertentangan tersebut dengan berjanji tak akan mengambil tunjangan dan gaji Stafsus Menhan.
Deddy mengaku bahwa pendapatannya sebagai seorang kreator konten sudah melimpah sehingga ia tak tertarik mengambil gaji maupun tunjangan jabatan barunya.
"Saya tidak akan mengambil gaji atau materi apapun yang sifatnya untuk saya pribadi. Santai aja ya teman-teman. Net worth saya masih tinggi. Masa masalah efisiensi yang kena saya doang. But okay sure. I know why lah," tulis Deddy menjawab keresahan publik, dikutip Jumat (14/2/2025).
Lantas, berapa gaji dan tunjangan yang seharusnya diterima Deddy Corbuzier sebagai Stafsus Menhan jika ia tak menolak?
Gaji Stafsus Menhan setara ASN berpangkat mentereng
Deddy tentu bakal menambah sumber penghasilannya secara signifikan jika ia tak menolak gaji Stafsus Menhan.
Nominal gaji Deddy sebagai Stafsus Menhan dijelaskan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 68 Tahun 2019 tentang Organisasi Kementerian Negara.
Peraturan tersebut ternyata memberikan posisi bagi Deddy setara dengan ASN dengan jabatan tinggi yakni Jabatan Struktural eselon I.b atau Jabatan Pimpinan Tinggi Madya.
Tentu, jabatan tinggi tersebut disusul dengan gaji yang tak kalah tinggi yakni senilai Rp3.880.400 sampai Rp6.373.200 untuk eselon I.b dengan golongan IVe/d adalah sekitar Rp3.880.400 sampai Rp6.373.200.
Tukin Deddy Corbuzier melimpah ruah
Tak berhenti di gaji, ayah Azka Corbuzier ini juga berhak mendapat tunjangan melimpah.
Sayangnya, Deddy akan kehilangan kesempatan menambah penghasilannya hingga puluhan juta Rupiah lantaran tak akan ia ambil.
Deddy awalnya berhak untuk menerima tunjangan melimpah, mulai dari tunjangan kinerja atau tukin senilai nominal Rp27.577.500.
Berbeda dengan ASN yang dilantik dan diangkat melalui jalur penerimaan, stafsus kementerian seperti Deddy Corbuzier tidak diperkenankan menerima pensiun maupun pesangon ketika suatu waktu dicopot.
Berita Terkait
-
Respons Satir Pandji Pragiwaksono Soal Pengangkatan Deddy Corbuzier Jadi Stafsus: Dia Udah Kaya, Jadi..
-
Sesumbar Tak Ambil Gaji Stafsus Menhan, Kekayaan Bersih Deddy Corbuzier Jauh Lebih Fantastis
-
Bisnis dan Penghasilan Deddy Corbuzier di Dunia Hiburan, Sebut Tak Akan Ambil Gaji Stafsus
-
Dikaitkan Sosok Sfafsus Kemenhan Singapura, Prof Sulfikar Sindir Deddy Corbuzier: Stafsus Bidang Bully Anak Kecil
-
Deddy Corbuzier Tak Tertarik Ambil Gaji dan Tunjangan Stafsus, Nilainya Setara 5 Kali UMP Jakarta
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung