Suara.com - Tren baju Lebaran selalu mengalami perubahan dari tahun ke tahun, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti perkembangan mode, pengaruh selebritas, media sosial, serta preferensi masyarakat.
Tren baju Lebaran ini terus berkembang, mencerminkan perubahan gaya hidup dan preferensi masyarakat.
Dulu, kebaya dan baju kurung mendominasi, kini gamis dengan berbagai model dan warna menjadi pilihan utama. Warna-warna netral seperti putih, hitam, dan cokelat selalu menjadi pilihan klasik.
Warna-warna pastel dan cerah juga populer, terutama di kalangan anak-anak dan remaja.
Sebagaimana diketahui pada tahun 2023 tren baju lebaran adalah warna sage green. Sedangkan tahun 2024 adalah jenis kain shimer berkilau.
Untuk prediksi trend warna di lebaran tahun 2025, warna warna yang diprediksi akan menjadi trend diantaranya adalah:
Warna warna netral seperti putih atau warna yang lebih kalem dan hangat seperti, soft pink, mauve, sage green, burgundy, dan deep brown.
Selain itu juga banyak yang memprediksi soal gamis sarimbit atau gamis batik kembar. Bisanya jenis ini digunakan suami istri atau keluarga.
Baca Juga: 5 Warna Ini Bakal Jadi Tren Baju Lebaran 2025, Masih Ada Sage Green
Model Baju
Gamis dengan berbagai variasi desain, seperti gamis brokat, gamis cape, dan gamis dengan aksen plisket diprediksi masih populer. Selain itu juga Kaftan dengan sentuhan etnik, busana keluarga dengan pola dan motif seragam dan busana bergaya minimalis dan modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi