Suara.com - Puasa sunah merupakan puasa yang dianjurkan (disunahkan) dalam agama Islam, namun tidak diwajibkan. Artinya, jika dikerjakan akan mendapatkan pahala, tetapi jika ditinggalkan tidak berdosa.
Puasa sunah merupakan amalan tambahan yang dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meningkatkan derajat keimanan. Lantas, seperti apa hukum melakukan puasa sunah pada hari Sabtu atau Minggu?
Hukum puasa sunah pada hari Sabtu dan Minggu memiliki perbedaan pendapat di kalangan ulama, terutama terkait hari Sabtu. Berikut penjelasannya:
- Sebuah hadits melarang puasa khusus di hari Sabtu kecuali untuk puasa wajib (seperti qadha atau nazar). Namun, sebagian ulama menilai hadits ini lemah (dho'if) sehingga tidak dijadikan dasar hukum.
Pendapat Ulama
- Mazhab Hanafi, Syafi'i, Hambali: Puasa sunah khusus di hari Sabtu makruh (tidak disukai) jika dilakukan sendirian tanpa alasan syar'i.
- Mazhab Maliki: Tidak ada larangan khusus, sehingga puasa sunah di hari Sabtu diperbolehkan.
Kondisi yang Membolehkan
Puasa Sabtu diperbolehkan jika:
- Dilakukan bersama hari lain (misal: Jumat-Sabtu atau Sabtu-Minggu).
- Bertepatan dengan puasa sunnah yang disyariatkan (seperti Ayyamul Bidh, Arafah, Syawal).
- Bertujuan mengqadha puasa Ramadan atau nazar.
Tidak ada larangan khusus untuk puasa sunah di hari Minggu. Nabi Muhammad SAW sering berpuasa pada hari Ahad (Minggu).
Dalam kitab al-Mausu'ah disebutkan "Hanafiyah dan Syafi'iyah berpendapat makruh hukumnya sengaja berpuasa pada hari Minggu (Ahad) secara khusus, kecuali jika hari itu adalah hari yang bertepatan dengan jadwal puasa yang menjadi kebiasaannya".
Sementara, Syekh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin RA dalam Syarhul Mumti' juga menjelaskan "Puasa pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu dimakruhkan secara ifrad (menyendiri atau terpisah). (Puasa sunnah) Jumat menyendiri (terpisah) lebih kuat makruhnya karena telah sahih hadits-hadits yang melarangnya, tanpa ada perbedaan pendapat lagi. Adapun menggabungkan puasa itu dengan hari setelahnya, tidak apa-apa (boleh).
Oleh karenanya dapat disimpulkan, boleh berpuasa sunah asalkan tidak dikhususkan sendiri atau berpuasa sunah disertai alasan syar'i (seperti qadha, nazar, dan bertepatan dengan puasa sunah lain.
Berita Terkait
-
Jadwal Puasa Sunah Bulan Juli 2026, Catat Tanggal dan Bacaan Niatnya
-
Niat Puasa Ganti Ramadan di Hari Kamis Lengkap dengan Keutamaannya
-
Jadwal Puasa Sunah Bulan September 2025, Lengkap dengan Niat dan Doanya
-
Kapan Jadwal Puasa Sebelum Idul Adha 2025? Jemaah Haji Tidak Dianjurkan Ikut Puasa!
-
Apa Keutamaan Puasa Syawal? Puasa Sunah Jauhkan Diri dari Api Neraka, Ini Sabda Rasullah SAW!
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya
-
Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki
-
Pakai Lotion Apa Biar Kulit Putih? Ini 3 Pilihan Murah yang Dipuji Efektif Bikin Cerah
-
Kulit Kepala Masih Gatal padahal Baru Keramas? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya
-
Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi
-
5 Pilihan Sepatu Nike Warna Hitam di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Berapa Harga Eye Shadow Viva? Ini 4 Pilihan dari Termurah hingga Termahal
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik di Indonesia untuk Olahraga dan Gaya Hidup
-
Jeje Govinda Diduga Belum Lulus D3, Kok Bisa Ambil S1 Lewat Jalur RPL?
-
Jeje Govinda Lulus S1 1,5 Tahun Lewat Jalur RPL, Apa Maksudnya?