Suara.com - Pengacara kontroversional, Firdaus Oiwobo, kembali viral melalui pernyataannya yang menyebut jika dirinya memiliki gunung di daerah Parung, Jawa Barat.
Awalnya, Firdaus Oiwobo mengadu kekayaannya dengan pengacara kondang Hotman Paris. Ia mengakui jika kalah dalam nominal uang tunai, namun tidak dengan aset.
"Kalau duit cash saya rasa kalah sama Hotman. Tapi kalau aset, Hotman nggak ada apa-apanya sama saya. Saya punya gunung kok, di BSD Parung saya punya gunung," ujarnya.
Bahkan, ia mengaku jika gunung miliknya mengandung uranium yang disebut hanya dimiliki oleh para sultan yang bisa menghidupi masyarakat dunia selama seribu tahun.
"Kami punya gunung sekarang ini dua juta metrik ton di dalamnya ada uranium. Bisa untuk menghidupi masyarakat dunia seribu tahun," imbuhnya.
Alhasil, ucapannya tersebut mendapat cibiran dari warganet di media sosial dengan menyebutnya sebagai sosok jenaka.
Di sisi lain, tak sedikit juga yang mencari tahu apa itu uranium dan manfaatnya hingga dipamerkan oleh Firdaus Oiwobo dengan sangat bangganya.
Apa Itu Uranium?
Uranium adalah unsur kimia berupa logam berat berwarna putih keperakan yang bersifat radioaktif, biasanya ditemukan di kerak bumi bahkan di air laut.
Mengutip dari laman Orano Group, disebutkan jika uranium memiliki banyak jenis bijih yang jumlahnya 1.000 kali lebih banyak daripada emas.
Baca Juga: Beda Kekayaan Hotman Paris Vs Razman, Makin Panas Usai Sumpah Advokat Dibekukan: Kariernya Berakhir
Menurut sejarahnya, yang dilansir dari Institut Bisnis dan Informatika Kwik Kian Gie, uranium pertama kali ditemukan pada tahun 1789 oleh ahli kimia Jerman bernama Martin Heinrich Klaproth.
Secara alami, uranium ditemukan dalam bentuk bijih di kerak bumi dengan beberapa isotop, yang paling umum adalah Uranium-238.
Kemudian, menurut riset dijelaskan pula jika deposit uranium terbesar dunia berada di Australia, Kanada, Rusia, Namibia, Brasil, Mongolia, dan Prancis.
Menurut data dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan), Indonesia memiliki sumber daya uranium sebanyak 81.090 ton yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia, seperti Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, dan Papua.
Lalu, Apa Manfaat Uranium?
Uranium banyak digunakan sebagai bahan bakar dalam Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN).
Dalam pemanfaatannya, uranium dipanaskan dengan neutron yang menjadikan pembelahan inti atom sehingga melepaskan energi panas secara masif.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
3 Krim Mengandung Calendula untuk Atasi Kemerahan dan Cegah Penuaan, Mulai Rp30 Ribuan
-
10 Tanda Anak Menjadi Korban Kekerasan Seksual, Jangan Sepelekan Perubahan Fisik dan Perilaku Ini
-
Bukan di Depan atau Belakang, Ini Bagian Gerbong Kereta yang Paling 'Aman' Jika Terjadi Kecelakaan
-
Dituding Jadi Penyebab Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, Gaji Driver Green SM Hampir Rp10 Juta?
-
4 Parfum untuk Anak Sekolah yang Wangi Tahan Lama dan Murah di Minimarket
-
Prabowo Hadiri Resepsi El Rumi, Bisakah Orang Biasa Undang Presiden ke Pernikahan?
-
Mengenal Istilah Black Cat Energy dalam Dinamika Percintaan Modern, Beda dengan Cuek
-
Cara Cek Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
-
Body Butter atau Body Lotion Dulu? Ini 4 Rekomendasi untuk Kunci Kelembapan
-
Tumpukan Limbah Usai Kampanye: Bagaimana GUDRND Memberi Hidup Baru pada Sampah Kampanye?