Suara.com - Nama Wirda Mansur menjadi topik hangat yang ramai dibicarakan oleh warganet di media sosial karena soal piutang dengan nominal fantastis.
Bahkan, surat terbuka untuknya viral di media sosial X yang hingga kini telah ditonton sebanyak 7,1 juta tayangan dan mendapat ribuan respons.
Putri Yusuf Mansur ini dituntut untuk segera membayar utang kepada komunitas bisnisnya karena para anggota telah membayar sebesar Rp100.000, namun ditinggal tanpa kejelasan.
Sudah berselang dua tahun, tidak ada kepastian sehingga membuat para anggota geram dan menuntut agar Wirda Mansur segera bertanggung jawab dengan membayar utang tersebut.
Namun, alih-alih klarifikasi, Wirda Mansur justru tampak santai bahkan membagikan kegiatannya ketika berkunjung ke Pesantren Daarul Mansur di Indramayu.
"Alhamdulillah, ngecek Pesantren Daarul Mansur cabang Indramayu, mohon doa. Persiapan Tahun Ajaran Baru. Pesantren terjangkau dan nyaman buat semua kalangan," tulisnya.
Dalam unggahan tersebut, tampak pesantren dilengkapi dengan bangunan baru yang membuat warganet geram dengan tingkahnya disaat banyak yang berharap agar uang kembali.
Tak hanya itu, ia juga membagikan informasi terkait biaya SPP Pesantren Daarul Mansur di unggahannya.
Menurut yang ditulis oleh Wirda Mansur, ia mengatakan jika biaya pendidikan di Pesantren Daarul Mansur cukup terjangkau karena hanya butuh 4 juta saja hingga lulus dan SPP di bawah Rp700 ribu.
Baca Juga: Seberapa Kaya Wirda Mansur? Ditagih Utang oleh Member Komunitas MAB
"InsyaAllah dibuka buat SMP dan SMA, putra/putri, di Indramayu ini. 4 juta sampai lulus. SPP di bawah 700 ribu," terangnya.
Sementara itu, menurut postingan di akun Instagram resmi @/daarul_mansur, tertera informasi biaya masuk sebesar Rp7 juta, kemudian biaya SPP, makan, dan asrama sebesar Rp799 ribu per bulan, serta biaya masuk sebesar Rp300 ribu.
Adapun dengan uang masuk Rp7 juta tersebut, santri akan mendapat beberapa fasilitas, seperti seragam, buku pelajaran (tahun pertama), kasur, pengembangan SDM, hingga rapot pesantren.
Artinya, informasi yang dibagikan oleh Wirda Mansur berbeda dari informasi yang dibagikan oleh akun resmi Daarul Mansur.
Dengan simpang siur informasi tersebut, membuat calon murid maupun wali murid merasa kebingungan untuk memilah informasi yang benar.
"Ka di Story-nya Kak Wirda uang pangkalnya Rp4 juta, SPP Rp500 ribu. Ini yang bener yang mana ya ka?" komentar salah satu warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Lebih Tahan Lama Lip Tint atau Lip Cream? Ini 5 Rekomendasinya yang Awet
-
Siapa Pemilik Toba Pulp Lestari? Perusahaan yang Diisukan PHK Massal 80 Persen Karyawan
-
Setelah Eksfoliasi Pakai Moisturizer Apa? Ini 5 Rekomendasi Produk yang Melembapkan
-
5 Sepeda Lipat untuk Anak yang Ringan dan Praktis, Mudah Dibawa Liburan
-
Inovasi Baru di Dunia Estetika: Cara Praktis Dapatkan Kulit Glowing dengan Titik Injeksi Minimal
-
7 Cara Memilih Parfum yang Tahan Lama, Perhatikan Ciri-ciri Ini
-
6 Rekomendasi Lip Tint Lokal Stain Tahan Lama, Bibir Tampak Fresh Seharian
-
Syarat Menggunakan Wali Hakim dalam Pernikahan seperti Syifa Hadju, Calon Pengantin Perlu Tahu
-
5 Rekomendasi Air Cooler Paling Dingin: Sejuk Maksimal, Hemat Listrik
-
Reshuffle Kabinet Terkini, Kenapa Prabowo Pilih Senin Wage dan Tinggalkan Tradisi Rabu Pon Jokowi?